Studi terbaru menemukan konsumsi kopi dapat bantu kurangi risiko stres dan gangguan mental. Ini takaran yang ideal!
Kopi tak hanya dikenal sebagai minuman penambah energi saat beraktivitas. Minuman ini juga mulai dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan mental.
Sejumlah penelitian mencoba mengungkap kaitan konsumsi kopi dengan stres. Hasilnya menunjukkan ada takaran ideal yang bisa memberi efek positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Journal of Affective Disorders. Studi tersebut memberi gambaran baru soal manfaat kopi bagi kesehatan mental.
Dikutip dari sciencealert.com (21/3) berikut penjelasan peneliti:
1. Studi besar ungkap manfaat kopi untuk mental
Ilustrasi kopi. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Penelitian besar mengungkap konsumsi kopi bisa berdampak pada kesehatan mental. Temuan ini menunjukkan potensi kopi dalam menurunkan risiko stres.
Peneliti dari Fudan University menganalisis data ratusan ribu orang. Semua peserta awalnya dalam kondisi mental yang baik.
Data diambil dari 461.586 individu selama lebih dari 13 tahun. Konsumsi kopi mereka kemudian dikaitkan dengan diagnosis kesehatan mental.
2. Takaran ideal kopi per hari
Hasil studi menunjukkan ada jumlah ideal minum kopi setiap hari. Takaran ini memberi manfaat paling optimal bagi kesehatan mental.
Orang yang minum 2-3 cangkir kopi per hari punya risiko paling rendah. Dibandingkan yang tidak minum atau minum berlebihan.
"Hubungan berbentuk J menunjukkan konsumsi moderat bermanfaat," tulis peneliti. Artinya, tidak terlalu sedikit atau terlalu banyak.
3. Terlalu banyak kopi justru berisiko
Ilustrasi kopi. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Meski bermanfaat, konsumsi kopi berlebihan tetap perlu dihindari. Terlalu banyak kafein bisa berdampak negatif pada mental.
Minum lima cangkir atau lebih per hari dikaitkan dengan risiko lebih tinggi. Terutama terhadap gangguan kecemasan dan suasana hati.
Hal ini menunjukkan efek kopi tidak selalu linear. Ada batas aman yang perlu diperhatikan setiap harinya.
4. Berlaku untuk semua jenis kopi
Menariknya, efek ini ditemukan pada berbagai jenis kopi. Mulai dari kopi bubuk, instan hingga tanpa kafein.
Peneliti juga mempertimbangkan faktor lain seperti usia dan gaya hidup. Ini untuk memastikan hasil tidak bias.
Namun, studi ini belum membuktikan sebab-akibat secara pasti. Data konsumsi kopi hanya diambil di awal penelitian.
5. Potensi kopi sebagai pencegah stres
Ilutrasi kopi hitam Foto: Getty Images/iStockphoto |
Kopi mengandung senyawa bioaktif yang diduga berperan pada otak. Zat ini bisa memberi efek antiinflamasi dan menenangkan.
Peneliti menyebut temuan ini memberi petunjuk baru soal manfaat kopi. "Diperlukan strategi pencegahan gangguan mental," tulisnya.
Dengan meningkatnya kasus gangguan mental global, temuan ini jadi penting. Konsumsi kopi moderat bisa jadi langkah sederhana yang membantu.
Simak Video "Martabak 'Low Sugar' dan Sruput Kopi di Pasar Alsut"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN