7 Makanan Bantu Detoks Tubuh Usai Lebaran, Cocok Setelah Makan Berlemak

7 Makanan Bantu Detoks Tubuh Usai Lebaran, Cocok Setelah Makan Berlemak

Riska Fitria - detikFood
Rabu, 25 Mar 2026 05:00 WIB
Ilustrasi Air Rebusan Jahe, Kunyit, dan Sereh
Foto: Freepik
Jakarta -

Usai Lebaran, tubuh terasa 'berat' karena banyak konsumsi santan dan makanan berlemak? Ini 7 makanan alami yang bantu detoks tubuh.

Setelah Lebaran, banyak orang merasa tubuh lebih berat usai menyantap makanan bersantan dan tinggi kalori. Pola makan berubah drastis dari biasanya.

Kondisi ini bikin sebagian orang ingin 'reset' tubuh lewat pola makan lebih sehat. Meski tubuh punya sistem detoks alami, tapi konsumsi makanan tertentu juga bisa membantunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Detoks tak harus rumit, cukup dari bahan makanan sehari-hari yang kaya nutrisi. Beberapa di antaranya dikenal bantu kerja hati dan pencernaan.

Dikutip dari Nourising Meals (27/6) berikut 7 makanan tersebut:

1. Brokoli dan Kembang Kol

manfaat dan nutrisi brokoli vs kembang kolBrokoli dan kembang kol. Foto: Getty Images/iStockphoto

Sayuran seperti brokoli, kol, dan kale kaya glucosinolate yang bantu proses detoks alami tubuh. Senyawa ini aktif saat dipotong atau dikunyah dan mendukung kerja enzim hati.

ADVERTISEMENT

Kandungan serat dan vitamin B juga membantu metabolisme dan keseimbangan hormon. Cocok dikonsumsi mentah atau ditumis ringan agar nutrisinya tetap optimal.

2. Jeruk

Buah jeruk, seperti jeruk Mandarin, lemon, dan grapefruit kaya vitamin C yang bantu regenerasi antioksidan tubuh. Senyawa flavonoidnya juga mendukung fungsi hati dan pencernaan.

Asam alaminya merangsang produksi empedu dan menyehatkan usus. Konsumsi air lemon hangat atau campuran salad jadi pilihan praktis.

3. Bawang Putih dan Bawang Bombai

Bawang putihBawang putih bisa bantuk detoks tubuh. Foto: ji jiali/Unsplash

Dua bumbu dapur populer, bawang putih dan bawang bombai, mengandung senyawa sulfur yang bantu produksi glutathione. Zat ini penting dalam proses detoksifikasi hati.

Bawang putih paling baik dikonsumsi mentah agar manfaatnya maksimal. Selain itu, juga bantu melawan bakteri dan racun dalam tubuh.

4. Teh Hijau dan Matcha

Teh hijau mengandung katekin yang bantu melawan radikal bebas. Senyawa ini juga mendukung kerja enzim detoks di hati.

Sementara matcha punya kandungan lebih pekat serta L-theanine untuk efek relaksasi. Minuman ini cocok dikonsumsi pagi hari sebagai alternatif kopi.

5. Beri dan Delima

Buah Delima dan StroberiBuah Delima dan strawberry Foto: Cup of Couple/Pexels

Buah beri dan delima kaya antioksidan yang bantu kurangi stres oksidatif. Kandungan seratnya juga bantu proses pembuangan racun.

Senyawa polifenolnya mendukung kesehatan usus dan hati. Bisa dinikmati sebagai smoothie atau topping salad segar.

6. Biji-bijian

Chia, flaxseed, dan biji labu kaya serat dan lemak sehat. Nutrisi ini bantu mengikat racun dan melancarkan pencernaan.

Kandungan omega-3 dan mineralnya juga bantu keseimbangan hormon. Bisa ditambahkan ke smoothie, oatmeal, atau salad.

7. Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin yang bantu kerja hati dan produksi empedu. Senyawa ini juga bersifat antiinflamasi alami.

Selain itu, kunyit bantu menjaga kesehatan usus. Bisa diolah jadi minuman hangat atau campuran masakan sehari-hari.

Halaman 2 dari 3
(raf/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads