'Feminine Health Juice' Jadi Tren di TikTok, Benar Menyehatkan Miss V?

'Feminine Health Juice' Jadi Tren di TikTok, Benar Menyehatkan Miss V?

Riska Fitria - detikFood
Minggu, 01 Feb 2026 05:00 WIB
Feminine Health Juice
Foto: TikTok / @wellnesswithcharms
Jakarta -

Tengah viral di TikTok racikan minuman 'feminine health juice' yang diklaim dapat menyehatkan vagina alias Miss V. Benarkah ampuh? Ini kata dokter!

Media sosial, khususnya TikTok, kerap melahirkan beragam tren gaya hidup dan kuliner baru. Mulai dari minuman untuk bantu tidur nyenyak hingga racikan jus.

Belakangan, muncul tren feminine health juice yang ramai dibicarakan. Minuman berbahan buah ini diklaim mampu menjaga kesehatan area intim wanita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mulai dari mengurangi bau tak sedap hingga meningkatkan gairah seksual, seperti yang dikutip dari New York Post (5/5/25). Feminine health juice umumnya berbahan dasar cranberry dan nanas.

Feminine Health JuiceFeminine Health Juice diklaim dapat menyehatkan miss V. Foto: TikTok / @wellnesswithcharms

Namun banyak kreator TikTok memodifikasinya dengan tambahan buah lain. Salah satunya delima yang disebut kaya antioksidan, bersifat antimikroba, dan memiliki kadar air tinggi.

ADVERTISEMENT

Nutrisi pada buah delima tersebut diyakini baik untuk kesehatan reproduksi wanita. Beberapa kreator bahkan mengklaim delima memiliki efek mirip estrogen.

Efek tersebut yang berperan sebagai pelumas vagina dan meningkatkan kenikmatan seksual.

"Kalau mau pasanganmu tergila-gila, minum ini," ujar seorang kreator TikTok dalam videonya yang viral.

Feminine Health JuiceFeminine Health Juice Foto: TikTok / @wellnesswithcharms

Namun klaim itu tak sepenuhnya didukung dunia medis. Dokter spesialis kandungan dari Mount Sinai, Dr. Sonya Brar, menyebut minuman ini tidak bekerja secara ajaib.

Meski begitu, Brar mengakui buah-buahan memang mengandung vitamin dan antioksidan yang baik bagi tubuh.

"Hidrasi sangat penting untuk kesehatan kandung kemih, ginjal, pencernaan, bahkan mengurangi kulit kering di area sensitif," jelasnya.

Namun ia mengingatkan bahaya kandungan gula yang tinggi dalam jus. "Gula berlebih justru dapat memicu pertumbuhan jamur di vagina," katanya.

Ia juga menekankan mengonsumsi buah utuh lebih baik dibandingkan jus karena kandungan seratnya lebih tinggi.

Alih-alih mengandalkan jus manis, Brar menyarankan infused water dari perasan buah segar agar kebutuhan cairan harian tetap terpenuhi tanpa gula berlebih.




(raf/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads