Keparahan wasir bisa dicegah dengan konsumsi makanan yang tepat. Hindari konsumsi 6 makanan ini berlebihan karena bisa memicu wasir lebih mudah bengkak dan berdarah.
Ambeien atau wasir adalah kondisi saat vena membengkak dan meradang di area rektum dan anus. Kondisi ini membuat orang yang mengalaminya merasa tidak nyaman hingga pendarahan.
Dikutip dari detikHealth (28/8/2022), penderita wasir perlu mengonsumsi makanan tinggi serat agar kondisinya tak semakin parah. Selain itu, GoodRx (18/7/2024) mencatat sejumlah makanan yang perlu dihindari agar wasir tak semakin sulit disembuhkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 6 daftarnya:
1. Makanan berbahan tepung olahan
Makanan berbahan tepung olahan, seperti terigu, patut dihindari penderita wasir karena rendah serat. Asupan serat yang rendah berkaitan dengan pendarahan wasir.
Makanan rendah serat menghasilkan feses keras dan kental sehingga lebih sulit dikeluarkan tanpa mengejan. Mengejan memberi tekanan pada wasir, menyebabkannya membengkak dan berdarah. Jenis makanan berbahan tepung olahan antara lain roti tawar, sereal, biskuit, hingga kerupuk.
2. Produk olahan susu
Produk olahan susu alias dairy product merupakan sumber kalsium, vitamin D, dan protein yang baik, tapi sebenarnya rendah serat. Seperti halnya tepung olahan, konsumsi produk olahan susu juga bisa membuat feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan. Produk olahan susu yang populer antara lain susu, yogurt, es krim, keju, dan krimer.
3. Makanan pedas
![]() |
Kabar buruk untuk pencinta pedas karena makanan favoritnya bisa memperparah wasir. Sebenarnya tak ada bukti kuat kalau menikmati makanan pedas sesekali dapat memicu kambuhnya wasir. Namun, jika wasir kamu sudah meradang, ada baiknya tetap membatasi konsumsi makanan pedas.
Sebab makanan pedas mengandung capsaicin, yang mungkin tidak sepenuhnya dicerna oleh usus. Saat sisi bumbu pedas keluar dari tubuh melalui feses, maka akan melewati wasir yang bengkak dan dapat memperparah rasa terbakar dan nyeri.
Banyak penderita wasir juga mengalami fisura ani, yaitu robekan kecil di saluran anus. Fisura ani sangat menyakitkan dan menjadi lebih menyakitkan jika sesuatu yang mengiritasi, seperti capsaicin, masuk ke dalamnya.
4. Daging olahan
Daging olahan adalah jenis makanan olahan yang telah dikaitkan dengan risiko kanker, kolesterol, dan penyakit jantung yang lebih tinggi. Konsumsinya juga buruk untuk penderita wasir.
Daging olahan, seperti sosis, bacon, dan smoked beef, tidak mengandung serat. Hal inilah yang bisa memperparah wasir. Begitu juga dengan daging merah, daging ayam, dan seafood yang masih tergolong rendah serat. Penderita wasir disarankan memperbanyak asupan protein nabati karena tinggi serat.
5. Makanan yang digoreng atau berminyak
Makanan yang digoreng atau berminyak seringkali merupakan makanan olahan dan sangat rendah serat. Ini berarti makanan tersebut dapat membuat feses lebih keras dan sulit dikeluarkan.
Mengejan saat buang air besar dapat meningkatkan risiko terkena wasir dan juga membuatnya lebih mudah kambuh. Jika sedang makan di luar rumah, usahakan tidak makan banyak gorengan. Hindari juga camilan camilan siap saji yang tinggi lemak seperti keripik kentang.
6. Alkohol
![]() |
Tak hanya makanan, konsumsi minuman juga buruk untuk penderita wasir. Jenisnya berupa minuman alkohol yang memperlambat pencernaan di usus. Jadi kemungkinan sembelit bakal lebih tinggi dan wasir semakin parah.
Alkohol juga dapat menyebabkan sembelit karena sifatnya yang membuat kamu dehidrasi. Alkohol menghambat hormon antidiuretik (ADH), sehingga lebih sering buang air kecil saat minum alkohol.
Kondisi dehidrasi ini juga membuat usus besar akan menahan lebih banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang tersebut. Akibatnya, kadar air dalam tinja berkurang hingga membuat tinja lebih keras dan sulit dikeluarkan. Hal ini dapat menyebabkan mengejan dan iritasi wasir.