dr Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Makanan Nabati sebagai 'Makanan' Bakteri

Devi Setya - detikFood Minggu, 31 Okt 2021 06:00 WIB
dr Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Makanan Nabati sebagai ‘Makanan’ Bakteri Foto: youtube dr Zaidul Akbar Official
Jakarta -

Pakar kesehatan herbal dan pengobatan ala Rasulullah SAW, dr Zaidul Akbar menyarankan untuk memperbanyak konsumsi makanan nabati. Tujuannya untuk memberi makan bakteri dalam sistem pencernaan.

Beberapa kali dr Zaidul Akbar menganjurkan untuk memperbanyak konsumsi makanan berbahan nabati. Bahan makanan nabati ini membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan karena bisa menjadi makanan bagi bakteri dalam usus.

Dalam tayangan video yang dibagikan lewat channel YouTube dr. Zaidul Akbar Official (21/10) pria berjanggut ini menyarankan untuk mengonsumsi banyak makanan yang menjadi pakan bagi bakteri dalam usus. Makanan tersebut sebagian besar berasal dari bahan nabati.

dr Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Makanan Nabati sebagai 'Makanan' Bakteridr Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Makanan Nabati sebagai 'Makanan' Bakteri Foto: youtube dr Zaidul Akbar Official

"Kalau kita bicara alam semesta. Mana yang lebih banyak di alam semesta ini yang Allah SWT ciptakan antara produk nabati dan hewani jawabannya nabati. Nabati itu sayuran, buah-buahan," ujar dr. Zaidul Akbar.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa produk nabati ini merupakan makanan para bakteri dalam usus. Ketika jumlah bakteri baik dalam usus tercukupi maka sistem pencernaan akan menjadi sehat. Dampaknya bisa dirasakan secara luas, termasuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

"Produk nabati ini kan makanannya mereka itu, makanannya si bakteri. Dalam ilmu perbakterian itu nabati makanannya bakteri. Jadi usahakan memperbanyak makanan bakteri," lanjut dr. Zaidul Akbar.

Meskipun semua makanan nabati dianggap baik untuk pencernaan namun ada beberapa jenis makanan yang terbilang sangat baik dijadikan pakan bakteri dalam usus. "Ada beberapa jenis, makanan terbaiknya adalah makanan yang tidak bisa dicerna dalam saluran cerna atas. Salah satu terbaiknya adalah kurma," jelas dr Zaidul Akbar.

Ia juga menceritakan kisah Rasulullah SAW yang menganjurkan bayi diberi kurma yang sudah dikunyah oleh ayahnya. Tujuannya agar bayi ini mendapat asupan makanan yang bisa dijadikan makanan untuk bakteri dalam usus.

dr Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Makanan Nabati sebagai 'Makanan' Bakteridr Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Makanan Nabati sebagai 'Makanan' Bakteri Foto: youtube dr Zaidul Akbar Official

"Rasulullah menganjurkan anak bayi diberi kurma yang sudah dikunyah bapaknya atau orang soleh. Lalu serpihan kurma ini diletakkan di langit-langit mulut bayi. Tujuannya adalah karena bayi membawa bakteri-bakteri dari ibunya selama di kandungan," jelasnya.

Jadi mengasup makanan nabati dianggap sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Ketika sistem pencernaan sehat maka tubuh pun akan jauh dari berbagai masalah dan penyakit. Namun bukan berarti dilarang mengonsumsi sumber makanan hewani.

Dr Zaidul Akbar tidak melarang konsumsi makanan hewani namun porsinya harus disesuaikan.



Simak Video "Ngopi dan Ngemil Sehat ala Growell Coffee Senopati"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com