3 Alasan Protein Disebut Pembakar Lemak yang Bantu Turunkan BB

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 15 Sep 2021 08:30 WIB
3 Alasan Protein Disebut Pembakar Lemak yang Bantu Turunkan BB Foto: Getty Images/iStockphoto/m44
Jakarta -

Makanan pembakar lemak ternyata benar-benar ada. Dokter yang aktif berbagi ilmu gizi, dr. Dion Haryadi mengungkap jenis makanan pembakar lemak yang bikin berat badan turun secara sehat.

Menurunkan berat badan memang gampang-gampang susah, namun bukan berarti berat badan tidak bisa susut dengan cara yang sehat. Salah satunya bisa dengan cara mengonsumsi makanan pembakar lemak.

Bukan sekadar isapan jempol belaka, makanan pembakar lemak rupanya memang ada. Jenis makanan ini membuat metabolisme tubuh lebih cepat dan kalori bisa terbakar lebih banyak.

dr. Dion Haryadi yang aktif berbagi informasi soal gizi dan kesehatan di media sosial memberikan penjelasannya. Ia mengatakan memang tidak ada makanan yang bisa secara langsung membakar lemak, namun ada jenis makanan yang bantu proses pembakaran lemak dalam tubuh.

Berikut jenis makanan pembakar lemak yang ia maksud dan mengapa makanan ini bisa punya kemampuan membakar lemak.

1. Protein menciptakan rasa kenyang

dr. Dion menjelaskan alasan protein bisa bantu menurunkan berat badan karena proses pencernaan protein menggunakan lebih banyak kalori dibanding makronutrien lainnya yaitu karbohidrat dan lemak. "Belum ada jawaban pasti sebenarnya kenapa hal ini bisa terjadi, tapi salah satu teori menyatakan bahwa protein lebih sulit dicerna dan proses pencernaan yang lebih sulit ini memerlukan lebih banyak kalori," katanya.

Alasan kedua adalah protein mampu menciptakan rasa kenyang. Rasa kenyang sendiri dipengaruhi dua faktor. Pertama, peregangan dari lambung dan kedua adalah reaksi hormonal tubuh setelah makan.

"Protein dan serat memiliki volume yang lebih besar sehingga akan membuat lambung kita terisi dengan lebih cepat. Dalam hal ini akan membuat lambung kita meregang dan akan menyebabkan rasa kenyang muncul lebih cepat pula," kata dr. Dion.

Hal serupa juga terjadi saat kita minum air putih sebelum makan. Minum banyak air putih akan membuat perut kita kenyang karena terisi. "Hal ini membuat lambung kita mengirimkan sinyal rasa kenyang ke otak," katanya.

Dari sisi hormonal, protein juga ditemukan lebih efektif dalam menurunkan level hormon ghrelin atau hormon rasa lapar. "Hal ini bisa membuat nafsu makan kita bisa terjaga lebih baik," sambungnya.

Baca Juga: Konsumsi 7 Makanan Tinggi Protein Agar Cepat Negatif COVID-19

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com