Minum Kopi Bisa Jaga Kesehatan Pernapasan, Begini Kata Ahli

Diah Afrilian - detikFood Senin, 13 Sep 2021 05:00 WIB
Es Kopi Susu Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Kandungan kafein dan antioksidan pada kopi diakui dapat menjaga kesehatan saluran pernapasan. Begini penjelasan para ahli kesehatan.

Kopi dikenal sebagai minuman berkafein yang baik untuk meningkatkan fokus otak. Mampu memproduksi energi secara instan juga membuat kopi menjadi pilihan yang banyak dikonsumsi saat waktu sarapan.

Nutrisi yang ada pada kopi juga dikatakan mampu memberikan banyak manfaat kesehatan. Mulai dari mengatasi depresi, mencegah penyakit jantung, hingga menghindari risiko serangan jantung.

Namun baru-baru ini sebuah penelitian tengah menganalisa terkait dugaan konsumsi kopi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker paru-paru. Benarkah kopi justru memiliki efek buruk untuk saluran pernapasan dan paru-paru?

Jumlah kafein pada 4 jenis kopi populerFoto: Getty Images/iStockphoto

Mengutip melalui Heart Specialist (31/7) penelitian yang melibatkan analisa data dari 17 penelitian lain dengan 1,2 juta partisipan yang terlibat ingin membuktikan dugaan bahwa kopi atau teh dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Hasilnya, analisa yang didapatkan menunjukkan data yang cukup mengejutkan.

Baca juga: Konsumsi Kopi dan Sayur Turunkan Risiko Covid-19, Ini Kata Ahli

Untuk melihat hasil yang seimbang dalam penelitian ini juga melibatkan para perokok yang mengonsumsi teh atau kopi sambil merokok. Selama penelitian dilakukan sepanjang 8,6 tahun terakhir hasilnya ditemukan 20,500 partisipan yang mengalami peningkatan risiko kanker paru-paru.

Para peneliti kemudian dapat menarik kesimpulan bahwa perokok yang mengonsumsi kopi mengalami peningkatkan risiko kanker paru-paru sebesar 41%. Sedangkan partisipan yang tidak merokok tetapi secara rutin mengonsumsi dua cangkir atau lebih kopi setiap harinya memiliki risiko kanker paru-paru sebesar 37%.

Kemudian, Zhu selaku salah satu peneliti yang terlibat mengatakan bahwa orang yang mengonsumsi kopi tanpa kafein justru memiliki kadar risiko terkena kanker paru-paru yang lebih rendah lagi yaitu sekitar 15% saja. Hasil tersebut belum bisa dikatakan sebagai hasil final yang menyatakan hubungan konsumsi kopi dengan risiko kanker paru-paru karena masih membutuhkan penelitian lanjutan.

"ini penelitian observasional, jadi tidak membuktikan sebab akibat," kata Zhu.

5 Khasiat Kopi untuk Kehidupan Seksual yang BerkualitasFoto: iStock

Jika bicara tentang kandungan yang ada di dalamnya, para perokok yang meminum kopi mengalami peningkatan risiko kanker paru-paru yang sangat dipengaruhi oleh senyawa kimia yang ada dalam rokok. Mulai dari amonia, butan, karbon monoksida hingga timbal yang tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan terutama kesehatan saluran pernapasan dan paru-paru.

Pada penelitian lain manfaat kopi untuk kesehatan paru-paru dikaitkan dengan kandungan antioksidan yang diperlukan untuk mencegah penyakit-penyakit kronis yang mungkin terjadi pada paru-paru. Kopi juga pernah ditemukan dapat berperan sebagai vasodilator.

Fungsi tersebut terkait dengan manfaatnya melebarkan pembuluh darah pada paru-paru. Efeknya kinerja kopi tersebut dapat meredakan gejala sesak napas pada penderita asma atau gejala sesak napas lainnya untuk pengobatan jangka pendek.

Zhu menyatakan peneliti belum bisa memastikan apa yang menyebabkan adanya keterkaitan antara kopi dan kanker paru-paru. Namun, hipotesis sementara menunjukkan terdapat masalah saat proses roasting biji kopi.

Baca juga: Benarkah Kopi Bisa Deteksi dan Sembuhkan Anosmia? Ini Faktanya



Simak Video "Minum Kopi Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com