Air Rebusan Mie Instan Perlu Diganti? Ini Kata Ahli Gizi

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Sabtu, 31 Jul 2021 15:00 WIB
Air untuk masak mie instan Foto: Getty Images/iStockphoto/guliver-max
Jakarta -

Saat masak mie instan rebus, banyak orang masih bingung apakah air rebusan mie instan perlu diganti? Ini kata ahli gizi.

Cara orang masak mie instan bisa berbeda satu sama lain, termasuk dalam mengolah mie instan rebus. Ada yang memakai air rebusan yang sama sebagai kuahnya, namun ada pula yang menggantinya di akhir proses masak.

Sebenarnya bagaimana praktik tersebut dilihat dari kacamata nutrisi? Ahli gizi Hafizhatunnisa, S.Gz, RD menjelaskannya dalam utas di Instagram @gizipedia.id. detikfood mengutip informasi ini atas seizin pemilik akun.

Mie instan sendiri selama ini dicap sebagai makanan tidak sehat atau minim nutrisi. Alasan pertama karena mie instan berbahan dasar tepung sehingga konsumsinya tanpa tambahan apapun membuat kamu hanya makan karbohidrat saja.

Berapa Bungkus Mie Instan yang Boleh Dimakan Sehari? Ini Kata DokterFoto: Getty Images/PonyWang

Belum lagi beberapa orang mungkin makan mie instan pakai nasi. Hal yang terjadi adalah mie instan menjadi makanan tidak bergizi seimbang.

Di dalamnya tidak terkandung protein atau serat. "Perutmu kenyang, tapi tubuhmu lapar gizi," tulis @gizipedia.id.

Untuk mengatasi hal ini, World Instant Noodle Association (WINA) bahkan menyarankan konsumsi mie instan diimbangi dengan sumber nutrisi lain seperti sayuran dan sumber protein.

Alasan kedua yang membuat mie instan dicap sebagai makanan tidak sehat adalah tinggi natrium. Natrium berasal dari bumbunya yang bisa memenuhi 40-90% kebutuhan tubuh harian. Begitupun dengan garam dan gula yang harus dibatasi konsumsinya.

Fakta mie instan sehatFoto: Getty Images/iStockphoto/FernandoChee

Guna mengatasi hal ini, pemerintah Indonesia ternyata membuat kebijakan agar mie instan bisa jadi lebih bergizi meski dijual murah. Caranya dengan fortifikasi atau menambahkan nutrisi seperti zat besi dan vitamin serta mineral lain pada tepung terigu.

"Contohnya adalah vitamin B3 dan B9 yang merupakan jenis vitamin 'larut dalam air'," kata @gizipedia.id. Hal ini inilah yang kemudian berhubungan dengan praktik mengganti air rebusan mie instan.

Air rebusan mie instan ternyata TIDAK PERLU diganti karena ketika kamu melakukannya, kamu membuang sebagian besar vitamin larut air yang ada pada rebusan pertama saat mie dipanaskan.

Berapa Bungkus Mie Instan yang Boleh Dimakan Sehari? Ini Kata DokterFoto: Getty Images/PonyWang

Kedua, air rebusan mie instan yang dibuang akan menurunkan cita rasa mie. "Sebelum produk diluncurkan, racikan mie sudah diteliti agar sesuai dengan selera konsumen. Agar rasanya mantap buatlah sesuai cara penyajian: Tuang mie dan kuahnya ke dalam mangkuk. Aduk dengan bumbu hingga merata," jelas @gizipedia.id.

Kesimpulannya, mengganti air rebusan mie instan tidak perlu dilakukan. Mengganti air ini juga tidak membuat mie instan jadi lebih sehat.

Nah, bagaimana dengan caramu masak mie instan rebus selama ini? Apakah sudah tepat?



Simak Video "Melihat Surga Mie Instan di Jakarta Barat"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com