Chef Renatta: Bukan Lemak yang Bikin Gemuk, tapi Gula

Riska Fitria - detikFood Sabtu, 27 Feb 2021 17:00 WIB
4 Tips Diet Chef Renatta yang Turunkan Berat Badan 24 Kg Foto: YouTube Deddy Corbuzier
Jakarta -

Lemak disebut-sebut sebagai penyebab kelebihan berat badan. Namun, Chef Renatta mengatakan bahwa gula lah yang menyebabkan kegemukan. Ini penjelasannya.

Beberapa waktu lalu Chef Renatta diundang dalam Podcast Deddy Corbuzier (30/02). Dalam podcast tersebut, Chef Renatta banyak berbincang tentang asupan makan termasuk juga tips diet.

Chef dengan nama lengkap Puti Renatta R. Moeloek mengaku sempat mengalami kelebihan berat badan hingga 74 kg. Bicara soal berat badan, sering kali disebut-sebut bahwa asupan lemak yang menjadi penyebabnya.

Baca Juga : 4 Tips Diet Chef Renatta yang Turunkan Berat Badan 24 Kg

Chef Renatta: Bukan Lemak yang Bikin Gemuk, tapi GulaChef Renatta: Bukan Lemak yang Bikin Gemuk, tapi Gula Foto: iStock

Namun, Chef Renatta dan Deddy Corbuzier mengungkap fakta lain. Mereka sepakat bahwa bukan lemak yang menyebabkan berat badan bertambah, melainkan asupan gula.

"Yang jelek itu gula bukan lemak. Karena gula yang tidak terbakar akan jadi lemak. Sementara lemak akan tetap jadi lemak," ujar Deddy Corbuzier.

Chef Renatta juga menambahkan bahwa tidak ada masalah jika tubuh mengasup lemak, asalkan tidak memasukkan asupan gula. "Ketika lu makan gula, gula yang akan jadi lemak," ujar Chef Renatta.

Hal tersebut juga dibuktikan oleh beberapa ilmuwan dunia, seperti yang dilansir dari Business Insider (18/03/19). Namun, di belahan dunia manapun, lemak dan gula jarang dimakan terpisah.

Chef Renatta: Bukan Lemak yang Bikin Gemuk, tapi GulaChef Renatta: Bukan Lemak yang Bikin Gemuk, tapi Gula Foto: iStock

Misalnya saat mengonsumsi donat. Donat mengandung karbohidrat yang digoreng dengan minyak, kamu akan mendapatkan kombinasi antara gula dan lemak. Berbeda jika kedua asupan tersebut dimakan secara terpisah.

"Konsumsi lemak tidak menyebabkan penambahan berat badan. Justru sebaliknya, lemak dapat menurunkan berat badan meski sedikit," ujar Aaron Carroll, seorang ilmuwan Fakultas Kedokteran Universitas Indiana.

Sementara gula ketika dimakan sendiri dapat secara signifikan meningkatkan bobot tubuh. Bukan hanya itu, tetapi juga dikaitkan dengan berbagai penyakit serius hingga risiko kematian.

Chef Renatta: Bukan Lemak yang Bikin Gemuk, tapi GulaChef Renatta: Bukan Lemak yang Bikin Gemuk, tapi Gula Foto: iStock

Namun, Chef Renatta memiliki tips tersendiri saat mengonsumsi makanan manis tanpa takut menaikkan timbangannya. Tipsnya adalah mampu mengontrol porsi yang cukup dan sadar akan kesehatan.

Chef Renatta mengaku dirinya masih makan makanan manis. Bahkan ia merupakan pecinta dessert, terutama es krim. Menurutnya es krim yang enak adalah yang mengandung banyak gula.

"Gue suka es krim. Es krim yang enak adalah yang banyak gula. Dicoba es krim sugar free gak dapet teksturnya. Tapi karena gue sadar, gue masih bisa kontrol untuk jangan berlebihan," ujar Chef Renatta.

Baca Juga : Begini Cara Chef Renatta Moeloek Makan Mie Instan dan Bubur Ayam



Simak Video "Bikin Laper: Lahap Makan Nasi Lemak dengan Aneka Lauk"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com