Peneliti Jepang Klaim Ungkap Dua Jenis Teh Penangkal Covid-19

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 01 Des 2020 06:00 WIB
Peneliti Jepang Ungkap Dua Jenis Teh Penangkal Covid-19 Foto: Getty Images/Moonstone Images
Jakarta -

Teh terkenal dengan segudang manfaat sehatnya. Terkait Covid-19, peneliti Jepang mengungkap jenis teh penangkal virus berbahaya ini.

Sejak pandemi Covid-19 merebak, para peneliti dan pakar kesehatan mencari tahu makanan dan minuman yang ampuh mencegah penyebaran virus Corona. Salah satu yang banyak dibicarakan adalah teh.

Pada Maret 2020 muncul kabar viral di China yang menyebut konsumsi teh bisa mencegah penularan virus Corona. Dikutip dari China Daily (3/3), informasi itu berasal dari akun WeChat milik Center for Disease Control and Prevention (CDC) Zhejiang pada 26 Februari 2020.

Kabarnya peneliti melakukan eksperimen dimana sel dikultur secara in vitro. Lalu hasilnya, teh yang kaya polifenol bekerja dengan baik dalam membunuh virus secara ekstraseluler dan menekan proliferasi intraselulernya. Dari hal inilah, tim peneliti menyarankan minum teh dapat bantu cegah infeksi virus Corona.

Baca Juga: Apa Benar Minum Teh Bisa Cegah Infeksi Virus Corona?

Terbaru, peneliti dari Nara Medical University, Jepang menemukan hal serupa. Mereka mengklaim rutin minum teh efektif tangkal virus Corona.

Peneliti Jepang Ungkap Dua Jenis Teh Penangkal Covid-19Peneliti Jepang Ungkap Dua Jenis Teh Penangkal Covid-19 Foto: Getty Images/Moonstone Images

Alasannya karena beberapa jenis teh mengandung senyawa kimia bernama katekin yang memiliki kemampuan mengikat permukaan virus Corona. Katekin melapisi permukaan duri pada virus Corona sehingga mempersulit virus untuk mengikat ke sel tubuh manusia dan pada akhirnya lebih sulit menginfeksi seseorang.

Dikutip dari Sora News 24 (30/11), para peneliti melakukan tes laboratorium dengan melibatkan 10 jenis produk teh hijau dan teh hitam kemasan botol yang banyak dijual di seluruh Jepang. Lalu mereka memasukkan teh tersebut ke tabung reaksi yang mengandung Covid-19.

Hasilnya, teh hitam yang merupakan jenis teh teroksidasi kuat, menjadi yang paling efektif. Teh hitam bahkan mengurangi jumlah virus Corona dengan kemampuan infeksi hingga 99 persen setelah satu menit dan 99,9 persen setelah 10 menit.

Hal ini tentu saja merupakan kabar positif, tapi perlu diingat kalau tabung reaksi dan tubuh manusia adalah lingkungan yang sangat berbeda. Dengan kata lain, hasil penelitian ini belum begitu jelas efeknya pada tubuh manusia.

Sementara pada teh hijau, kandungan katekin di dalamnya juga sudah terbukti bermanfaat untuk kesehatan. Salah satunya bisa menghambat infeksi flu pada hewan dan manusia.

Namun di luar semua hal positif ini, banyak orang masih meragukan hasil temuan peneliti Nara Medical University. Mereka tak yakin jika konsumsi teh hitam atau teh hijau bisa dengan segera menyingkirkan virus Corona dari tubuh.

"Temuan ini bukanlah hal baru. Katekin sudah lama dikenal bisa menghentikan virus dan jamur," ujar seorang netizen. "Tapi orang-orang di Inggris minum banyak teh dan sepertinya itu tidak berpengaruh (pada virus Corona). Saya rasa kamu harus minum teh dalam jumlah banyak untuk mendapatkan efek khusus," sahut netizen lainnya.

Peneliti Jepang Ungkap Dua Jenis Teh Penangkal Covid-19Peneliti Jepang Ungkap Dua Jenis Teh Penangkal Covid-19 Foto: Getty Images/Moonstone Images

Faktanya, saat ini hampir tidak bisa dipastikan bahwa teh TIDAK akan membuat seseorang kebal dari serangan virus Corona. Namun minum teh dalam jumlah sewajarnya bisa menjadi salah satu langkah kecil untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Tentu saja harus dibarengi dengan hal-hal krusial lainnya dalam upaya pencegahan virus Corona. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan secara teratur, hingga menjaga jarak satu sama lain.

Sementara itu, pihak Nara Medical University mungkin sependapat dengan kekhawatiran netizen akan 'panic buying' terhadap produk teh kemasan botol. Mereka pun tidak akan merilis merek teh yang dalam penelitian menunjukan efek terbaik.

Baca Juga: 5 Manfaat Minum Teh Tawar Panas untuk Kesehatan

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com