Ini Jenis Jamu Tradisional agar Terhindar dari Gejala Corona

Lusiana Mustinda - detikFood Minggu, 04 Okt 2020 08:00 WIB
Mengulik Empon-empon Beraroma Politik Foto: detik
Jakarta -

Kebiasaan minum jamu tradisional sudah dilakukan sejak dulu oleh masyarakat Indonesia. Jamu merupakan minuman tradisional yang dikonsumsi untuk mendapatkan manfaat kesehatan. Jamu umumnya dibuat dengan campuran seperti kunyit, kencur, temulawak, jahe hingga serai.

Tidak harus membeli, Anda bisa membuat sendiri jamu di rumah. Anda bisa meracik jamu sederhana dari beberapa campuran rempah dan dinikmati hangat-hangat.

Di masa pandemi seperti ini kita dituntut untuk selalu memiliki kesehatan yang prima dan menjalankan protokol kesehatan dengan sebaik mungkin. Salah satu pencegahan terinfeksi virus Corona adalah dengan menjaga sistem imunitas tubuh.

Soal minum jamu tradisional, Presiden Jokowi juga mengonsumsi jamu setiap hari. "Saya biasanya tiap hari minum itu, temulawak, jahe, sereh, kunyit saya campur, saya minum hanya pagi. Sekarang karena ada Corona saya minumnya pagi, siang, malam," kata Jokowi saat membuka The 2nd Asian Agriculture & Food Forum di Istana Negara, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Berikut beberapa jenis jamu tradisional rempah-rempah yang menyehatkan:

1. Kunyit

Kunyit menjadi salah satu jenis jamu tradisional yang sering diracik. Kunyit mengandung kurkuminoid dan minyak atsiri. Selain itu kunyit juga mengandung senyawa yang dapat menangkal radikal bebas.

Antioksidan yang terkandung dalam kunyit juga bermanfaat untuk kesehatan. Menurut Pusat Medis Universitas Maryland, jika antioksidan Anda kuat, maka Anda dapat memerangi radikal bebas penyebab kanker. Di samping itu, meski beberapa penelitian lanjutan masih dibutuhkan, penelitian awal mengindikasikan curcumin bantu cegah beberapa kanker seperti prostat, kulit, dan usus besar.

Kunyit juga dapat membantu nyeri radang sendi. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak kunyit dapat meringankan rasa sakit osteoarthritis atau nyeri radang sendi. Dalam salah satu penelitian juga membuktikan bahwa kunyit dapat bekerja sebaik ibuprofen untuk menghilangkan rasa sakit dari osteoarthritis.

2. Kencur

Kencur dikenal sebagai jamu tradisional yang ampuh untuk mengobati masuk angin ataupun flu. Untuk mendapatkan ini Anda bisa menumbuk halus kencur dan ditambah dengan air hangat. Jamu ini bisa berguna juga sebagai inhaler.

Manfaat kencur lain adalah dapat mengencerkan dahak, melegakan tenggorokan dan menyembuhkan batuk. Kencur juga dapat memberikan efek antiinflamasi, antioksidan dan bersifat analgesik.

Kencur juga dapat meningkatkan nafsu makan untuk anak-anak yang memiliki masalah susah makan. Dengan konsumsi makanan sehat yang baik tentu dapat berpengaruh terhadap stamina tubuh.

3. Temulawak

Temulawak juga bisa membantu cegah corona karena bisa membuat sistem imun tubuh meningkat jika diminum secara teratur. Temulawak memiliki kandungan senyawa kimia seperti kurkuminoid, minyak atsiri hingga glikosida.

Kurkuminoid terdiri atas kurkumin dan desmetoksikurkumin yang bermanfaat untuk menetralkan racun, menghilangkan nyeri, antibaktreri dan antioksidan.

4. Jahe

Jahe biasanya digunakan sebagai campuran jamu tradisional. Rempah yang memiliki aroma khas ini dapat membantu tingkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, jahe juga dapat mengobati mual, muntah hingga atritis.

Jahe juga terbukti dapat meredakan mual saat hamil. Kandungan antioksian dan antiinflamasi dalam jahe mampu melawan bakteri saat sakit.

5. Bawang Putih

Bawang putih juga sering dicampurkan ke dalam jamu. Bawang putih dimanfaatkan untuk membantu tingkatkan daya tahan tubuh karena memiliki kandungan antiinflamasi dan antioksidan.

Itulah beberapa jenis jamu tradisional yang sering diracik untuk membantu jaga stamina tubuh. Dengan sistem imunitas yang terjaga dengan baik kita dapat terhindar dari gejala corona.



Simak Video "Cegah COVID-19, Istri TNI di Bengkulu Buat Jamu Tolak Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)