Diet Telur Rebus Bisa Bikin Berat Badan Cepat Turun?

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 23 Jun 2020 08:00 WIB
Diet telur rebus Foto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital

2. Cara mengikuti diet telur rebus

Diet telur rebusDiet telur rebus Foto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital

Diet telur rebus hanya mengizinkan makanan spesifik untuk dikonsumsi, dan tidak boleh ada camilan di antaranya. Untuk sarapan, makan dua butir telur rebus dengan sayuran nonpati seperti tomat atau asparagus. Lalu untuk buahnya bisa grapefruit.

Makan siang dan makan malam hanya boleh sayur nonpati dan telur rebus atau sedikit sajian protein rendah lemak seperti ayam atau ikan. Meski tidak ada anjuran olahraga teratur, tapi sebaiknya juga diikuti aktivitas fisik ringan.

Makanan yang boleh dikonsumsi:
a. Telur: kuning dan putihnya
b. Protein rendah lemak: ayam tanpa kulit, daging sapi, ikan
c. Sayuran nonpati: bayam, brokoli, paprika, tomat, asparagus, zucchini
d. Buah rendah karbo: lemon, jeruk, semangka, buah berry, grapefruit
e. Minyak dan lemak: minyak kelapa, butter, dan mayonnaise dalam jumlah sedikit
f. Minuman: air, diet soda, dan kopi serta teh tanpa gula
g. Bumbu: bawang putih, basil, kunyit, merica, rosemary, dan oregano.

Makanan yang harus dihindari adalah makanan tinggi karbohidrat, sayuran pati, bijian, dan makanan olahan.

3. Diet telur rebus bantu turunkan berat badan?

Diet telur rebusDiet telur rebus Foto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital

Diet telur rebus sejatinya memang diet rendah karbohidrat dan rendah kalori. Pola makanan seperti ini membuat pelakunya alami kalori defisit yang berarti asupan kalori harian lebih sedikit. Hal ini menjadi kunci dari penurunan berat badan.

Hal ini diperkuat dengan hasil tinjauan pada 12 studi yang menemukan dengan mengikuti diet rendah karbohidrat dalam jangka waktu pendek akan membuat berat badan turun dengan signifikan. Sekaligus mendapat manfaat lain seperti terhindar dari risiko penyakit jantung.

Studi pada 164 orang dengan indeks massa tubuh 25 atau lebih juga menemukan pola diet rendah karbohidrat, seperti diet telur rebus, selama 20 minggu akan meningkatkan metabolisme. Juga menurunkan hormon lapar dibanding diet tinggi karbohidrat.

Namun manfaat penurunan berat badan ini bisa memicu kenaikan berat badan dengan cepat lagi nantinya, saat pelaku berhenti jalani diet. Karenanya diet telur rebus bukan jadi pilihan terbaik untuk penurunan berat badan dalam jangka waktu panjang.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3