5 Hal yang Akan Terjadi Saat Kamu Berhenti Konsumsi Makanan Manis

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 20 Sep 2019 15:04 WIB
Halaman 1 dari 6
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Konsumsi terlalu banyak makanan manis dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan. Lantas apa yang terjadi saat kamu berhenti makan manis atau makanan tinggi gula?

Makanan manis dan legit memang menggugah selera, tapi sudah ada banyak penelitian yang mengungkap efek negatif dari terlalu banyak makan gula. Salah satu yang paling banyak disebut adalah gula membuat seseorang ketagihan. Bahkan efeknya sama seperti kecanduan akan narkoba.

Efek lainnya adalah konsumsi makanan manis atau gula bisa membuat seseorang obesitas. Karena orang sudah kecanduan dengan rasa manis gula, ia tak tahu kapan harus berhenti mengonsumsinya hingga tanpa sadar berat badannya terus naik. Semakin bahaya jika hal ini terjadi sejak dini, saat masih anak-anak.

Sebenarnya konsumsi gula tak sepenuhnya buruk karena gula merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Namun konsumsinya memang harus dibatasi tak lebih dari 5-9 sendok teh gula pasir per hari untuk orang dewasa.

Gula pun terbagi dalam dua jenis yaitu gula alami seperti yang terkandung dalam gula atau madu, serta gula olahan. Jenis gula olahan biasanya ditambahkan dalam berbagai makanan dan minuman. Gula ini bisa memicu lonjakan gula darah dengan cepat. Konsumsi gula olahanlah yang sepatutnya diwaspadai.

Lalu seperti apa jadinya jika kamu berhenti konsumsi gula atau makanan manis? Tubuh ternyata akan alami beberapa hal seperti yang detikFood (20/9) rangkum dari berbagai sumber berikut. (adr/odi)