Sering Pusing Usai Makan? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 28 Nov 2018 18:20 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Sebagian orang sering alami pusing usai makan. Hal ini ternyata mungkin dipicu oleh konsumsi makanan tertentu.

Kerap merasa pusing setelah menyantap makanan bukanlah hal normal. Kondisi ini menandakan ada sesuatu yang salah pada makanan yang disantap. Womens Health Mag (28/11) merangkum penjelasannya seperti berikut.

1. Terlalu banyak mengasup gula
Usai melahap permen, cookies, atau makanan manis lain, beberapa orang kerap merasa lesu, kembung hingga pusing. Pakar kesehatan Medhat Mikhael menjelaskan ini karena makanan manis bersifat menaikkan gula darah lalu menurunkannya dalam sekejap.

Akibatnya seseorang alami hipoglikemia, sebuah kondisi gula darah rendah yang terjadi usai makan. Dampak buruk lainnya seseorang bisa merasa lemas, berkeringat dan bahkan sedikit gemetar.

2. Banyak makan garam

Sering Pusing Usai Makan? Bisa Jadi Ini PenyebabnyaFoto: Thinkstock

Melahap makanan tinggi garam seperti makanan olahan juga bisa memicu pusing. Penelitian di Inggris menemukan orang-orang yang asupan sodiumnya mencapai 8.000 mg per hari, 33 persen lebih mungkin alami pusing dibanding mereka yang makan 4.000 mg sodium per hari. Sebagai perbandingan, American Heart Association merekomendasikan asupan sodium harian tak lebih dari 1.500 mg.

Kelebihan asupan sodium atau garam ternyata meningkatkan volume darah yang berujung pada lebih banyak ruang terambil pada pembuluh darah. "Pembuluh darah mengembang untuk mengakomodasi kelebihan darah itu, yang mana memicu sakit kepala," jelas Mikhael.

3. Mengonsumsi makanan pemicu migrain
Beberapa makanan ternyata bisa memicu sakit kepala karena mengandung tyramine, jenis asam amino yang memicu migrain pada orang-orang yang memang mudah terserangnya.

Jenis makanan pemicu migrain adalah makanan tinggi bahan pengawet kimia seperti nitrat, sulfit, atau MSG. Biasanya bahan-bahan ini terkandung pada daging olahan, minuman alkohol, kecap asin, dan sup kalengan.

4. Nyeri pada rahang

Sering Pusing Usai Makan? Bisa Jadi Ini PenyebabnyaFoto: Thinkstock

Makanan yang keras atau kenyal juga berpotensi sebabkan sakit kepala. Ini karena makanan tersebut memicu rasa sakit pada otot yang menggerakkan rahang Anda. Kondisi ini dinamai myofascial pain disorder (MPD). Sebuah kondisi yang sama seperti nyeri otot usai berolahraga berat.

Menurut pakar kesehatan Daria Hamrah, untuk mengatasinya Anda bisa menempelkan batu es ke sekitar rahang. Pilihan lainnya meminum obat anti nyeri. Kalau masalah ini terus menerus kambuh, Anda disarankan berkonsultasi dengan dokter gigi.

5. Intoleransi makanan
Beberapa penelitian menemukan penyakit celiac yang dipicu intoleransi akan gluten dan produk susu, bisa menyebabkan migrain. Ada juga penelitian yang mengungkap ada kaitan antara sakit kepala dengan intoleransi laktosa. Hanya saja alasannya belum jelas benar.

Banyak ahli belum sepenuhnya yakin ada kaitan antara sakit kepala dan intoleransi laktosa. Pakar kesehatan Laren Tan mengatakan, "Saat ini belum ada cukup bukti kuat yang menggambarkan kesimpulan bahwa gluten atau produk susu menyebabkan sakit kepala langsung."

6. Alami 'brain freeze'

Sering Pusing Usai Makan? Bisa Jadi Ini PenyebabnyaFoto: Istimewa

Pernah dengan brain freeze? Kondisi ini biasanya terjadi saat Anda melahap minuman atau makanan dingin dengan cepat. Secara ilmiah brain freeze disebabkan adanya sesuatu yang dingin menyentuh langit-langit mulut Anda.

Akibatnya, pembuluh darah menyempit dengan cepat dan mengurangi aliran darah ke otak. Kondisi ini lalu memunculkan rasa sakit di sekitar dahi. Tapi biasanya brain freeze berlangsung sementara saja, sekitar 1 hingga 2 menit.


Tonton juga 'Ini Alasan Jangan Makan Rasa Asam di Pagi Hari':

[Gambas:Video 20detik]

Sering Pusing Usai Makan? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
(adr/odi)