Peneliti Sebut Minyak Kelapa Sebagai Racun Murni, Kenapa Ya?

Riska Fitria - detikFood Jumat, 31 Agu 2018 19:04 WIB
Foto: Istock Foto: Istock
Jakarta - Minyak kelapa dikenal sebagai bahan makanan alami bernutrisi. Namun, profesor di Harvard menyebut minyak kelapa justru sebagai racun murni.

Minyak kelapa sangat bermanfaat bagi manusia. Mulai sebagai vitamin rambut, atasi obesitas, hingga wasir. Namun, sayangnya citra baik minyak kelapa ditolak mentah-mentah oleh Karin Michels, seorang professor di Hardvard. Ini lantaran minyak kelapa mengandung lemak jenuh yang tinggi.

Hal tersebut disampaikan oleh Michels dalam sebuah pidato berbahasa Jerman yang membahas mengenai kesalahan gizi pada minyak kelapa di Universitas Freiburg. Michels menjadi direktur Institut Pencegahan dan Epidemiologi Tumor.
Peneliti Sebut Minyak Kelapa Sebagai Racun Murni, Kenapa Ya?Foto: Istock
Pidato tersebut direkam dalam video berdurasi 50 menit dan diunggah di youtube pada bulan Juli lalu. Hingga saat ini video tersebut sudah ditonton sebanyak hampir sejuta kali. Menurut Michels tingginya lemak jenuh pada minyak kelapa bisa meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat, dan juga risiko penyakit jantung.

Baca juga : Pilih Minyak Kelapa atau Minyak Zaitun yang Lebih Rendah Lemak?

Dilansir dari The Guardian (22/8) minyak kelapa mengandung lebih dari 80% lemak jenuh, lebih banyak dari lemak babi, mentega dan 60% lebih banyak daripada yang ditemukan dalam daging sapi. Namun, 37% masyarakat Amerika Serikat justru menganggap minyak kelapa sehat.
Pernyataan Michels didukung oleh organisasi lain yang mengeluarkan peringatan serupa.

"Minyak kelapa dapat dimasukkan dalam menu makan, tetapi karena tingginya lemak jenuh seharusnya hanya dimasukkan dalam jumlah yang sedikit" ungkap Yayasan Nutrisi Inggris. Bahkan menurutnya hingga saat ini tidak ada bukti kuat yang mendukung manfaat kesehatan dari minyak kelapa.
Peneliti Sebut Minyak Kelapa Sebagai Racun Murni, Kenapa Ya?Foto: Istock
Meskipun begitu, berdasarkan riset konsumen Kantar penjualan minyak kelapa di Inggris dalam empat tahun terakhir terus meningkat. Demikian juga di Amerika Serikat yang dipicu dengan promosi dari para bintang film tenteang manfaat sehat minyak kelapa.

Sebagai alternatif, Anda bisa mengganti minyak kelapa dengan menggunakan minyak sayur, minyak zaitun, dan minyak bunga matahari, karena ketiga minyak tersebut dipercaya bisa membantu mengurangi kadar kolesterol LDL.

Baca juga : Apa Beda Minyak Kelapa Biasa dan Minyak Kelapa Murni? (dvs/odi)