Mana yang Lebih Sehat, Sayuran atau Jus Sayuran?

Devi Setya - detikFood Kamis, 19 Apr 2018 06:37 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Bagi mereka yang tidak terlalu suka makan sayur, maka alternatifnya adalah minum jus sayuran. Tapi apakah kandungan nutrisi dan khasiatnya akan sama?

Seperti dilansir dari Food Ndtv (18/4) antara sayuran dan jus sayuran memang sama-sama mengandung nutrisi namun keduanya punya takaran kandungan nutrisi yang berbeda.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Stanford Medicine Cancer Institute, secangkir jus wortel mungkin mengandung nutrisi yang sama seperti saat Anda makan lima cangkir wortel segar. Artinya minum jus wortel lebih menyumbang banyak nutrisi.

Tapi apakah jus sayuran benar-benar bisa jadi alternatif yang sempurna, terutama untuk berbagai jenis sayuran?
Mana yang Lebih Sehat, Sayuran atau Jus Sayuran?Foto: Istimewa
Baca juga : Ini Aturan Kombinasi Buah dan Sayur untuk Jus Agar Manfaatnya Optimal

Menurut Mayo Clinic, jus sayuran memang mengandung banyak vitamin dan mineral namun kandungan seratnya jauh lebih sedikit dibandingkan makan sayuran langsung. Sementara sayuran mempunyai peran besar dalam mengurangi resiko sembelit, kolesterol tinggi, gula darah hingga berpengaruh pada naiknya berat badan.

Jus sayuran secara alami memiliki jumlah kalori dan lemak yang rendah. Namun, jus sayuran menjadi sumber penting berbagai nutrisi mulai kalium, vitamin A, vitamin C dan folat.

Saat membuat jus, mesin penghalus cenderung akan memisahkan sari dan ampas sayuran. Bagian sarinya mengalir ke dalam gelas sementara bagian ampasnya terbuang.

Membuang ampas sayuran artinya membuang serat sayuran. Sementara nutrisi utama dalam sayuran adalah serat. Serat ini berfungsi menjaga kestabilan gerak usus, merangsang pencernaan, menstabilkan gula darah, menjaga kadar kolesterol dan membuat kenyang lebih lama.
Mana yang Lebih Sehat, Sayuran atau Jus Sayuran?Foto: Istimewa
Jus sayuran yang dimaksud di sini adalah jus yang dibuat sendiri, bukan jus kemasan yang banyak dijual di supermarket. Jus kemasan mengandung bahan pengawet dan natrium yang tinggi sehingga berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi terus menerua.

Baca juga : Racikan Jus Sayuran dan Buah Bisa Membantu Penurunan Berat Badan

Debjani Banerjee HOD, ahli diet dari PSRI Hospital mengatakan, "jus sayuran kemasan terkesan lebih baik tetapi sebenarnya jus ini banyak mengandung sodium dan kurang serat. Sementara sayuran seperti bayam, brokoli dan kubis mengandung serat yang sangat tinggi. Anda bisa mengonsumsi banyak sayuran yang kaya vitamin, mineral dan lainnya dibandingkan minum jus manis kemasan yang ada di pasaran."

Bagi orang yang sedang dalam program menurunkan berat badan, makan sayuran akan lebih baik dibandingkan minum jus. Tapi bukan berarti tidak boleh mengonsumsi jus sayuran sama sekali, Anda bisa mengombinasikan keduanya secara bergantian. (dvs/odi)