Wanita Ini Sering Unggah Foto Makanan Sehat di Instagram Tapi Malah Kurang Gizi

Devi Setya - detikFood Sabtu, 24 Feb 2018 08:39 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Startford - Menata makanan cantik untuk diunggah di Instagram jadi hobi wanita ini. Alih-alih dimakan, wanita ini malah kurang gizi. Kenapa ya?

"Saya membuat makanan yang cantik untuk foto instagram, tapi saya tidak pernah menyantapnya," ucap Eloise du Lart seperti dilansir dari Daily Mail (21/2).

Setelah ditelusuri, ternyata wanita ini memiliki kelainan yang mengganggu kesehatan dan pola makannya. Eloise mengidap orthorexia. Keadaan dimana seseorang hanya makan makanan yang dianggapnya sehat. Kondisi medis ini menjadikan penderita secara sistematis menghindari makanan tertentu karena menganggap bahaya.

Eloise (24 tahun) dari Stratford-upon-Avon adalah gadis yang tertarik pada pola makan sehat dan mulai membuat makanan enak dan sehat untuk diunggah di instagramnya.

Baca juga : Unggah Foto Makanan di Instagram Bisa Membuat Orang Makan Lebih Sehat

Wanita Ini Sering Unggah Foto Makanan Sehat di Instagram Tapi Malah Kurang GiziFoto: Istimewa

Eloise mengunggah puluhan foto kreasi makanan sehatnya di Instagram hingga akhirnya mengundang ribuan follower. Namun, Eloise yang sebelumnya terlihat sehat dengan berat badan ideal kemudian tampak menjadi sangat kurus. Karena berhenti makan makanan yang ia buat sendiri. Dia didiagnosis menderita orthorexia.

Dengan bobot badan yang merosot tajam, ia diberi tahu bukan hanya lemak tubuhnya yang hilang melainkan ia ada dalam fase kurang gizi. Tak hanya itu, ia juga harus menerima kenyataan jika tulangnya menjadi rapuh.

Eloise membuat sendiri makanan yang ia unggah di instagram, semuanya tampak lezat dan menggoda. Namun kenyataannya setelah disiapkan berjam-jam, ia tidak menyantapnya. Mirisnya, makanan-makanan tersebut bahkan sering berakhir di tempat sampah.

Wanita Ini Sering Unggah Foto Makanan Sehat di Instagram Tapi Malah Kurang GiziFoto: Istimewa

Setelah menghubungi seorang ahli gizi, ia kemudian disarankan untuk makan makanan yang diatur dibawah pengawasan. Ia harus sadar jika pola makan sehatnya justru malah merusak tubuhnya. Tidak seperti anoreksia, di mana penderita membatasi jumlah makanan yang mereka makan.

Penderita orthorexia lebih merujuk pada kualitas dan pola makan yang sangat ketat. Orang mulai menghilangkan makanan yang mereka anggap 'tidak murni' atau 'buruk'. Misalnya permen, gula dan karbohidrat.

Orthorexics menghabiskan banyak waktu untuk merencanakan makanan mereka, menahan godaan, senang sekali saat mereka sukses menjaga pola makan mereka. Harga diri mereka terjaga saat mereka mampu untuk tetap mengikuti diet, mereka sering merasa bersalah dan marah kepada diri sendiri jika mereka melanggar daftar makanan.

Sekarang, Eloise berharap pengalamannya bisa dijadikan contoh untuk memperingatkan anak muda lainnya tentang bahaya terobsesi dengan kesempurnaan.

Baca juga : Hati-hati! Terlalu Terobsesi pada Pola Makan Sehat Justru Bisa Kurang Gizi

Wanita Ini Sering Unggah Foto Makanan Sehat di Instagram Tapi Malah Kurang GiziFoto: Istimewa
Kini ia sudah sadar dan tengah berupaya mengembalikan berat badannya menjadi normal. Ia dibantu oleh ahli gizi yang mengatur jenis makanan dan porsi makannya. Kini Eloise sudah mengubah pola makan dan mengatakan telah menemukan dirinya yang lebih menakjubkan dengan berat badan 60 kg.

"Saya mulai berlatih lagi tapi merasa lelah pada awalnya tapi seiring berjalannya waktu saya merasa lebih baik dan tubuh saya menjadi lebih kuat. Teman dan keluarga saya mengatakan bahwa saya terlihat lebih sehat dan Saya juga merasakannya, saya jauh lebih bahagia dan memiliki lebih banyak energi daripada sebelumnya," pungkas Eloise yang juga seorang atlet triatlon. (dvs/odi)