Hati-hati! 6 Hal Buruk Ini Bisa Terjadi Saat Anda Makan Sushi

Devi Setya - detikFood Senin, 22 Jan 2018 13:50 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Sushi memang selalu enak dimakan segar. Tapi sushi juga bisa memicu gangguan kesehatan, terutama yang memakai ikan segar.

Hal ini terutama karena pemakaian ikan mentah dalam sushi. Jika salah penanganan maka bukan tidak mungkin Anda akan mengalami sakit perut, keracunan makanan hingga mengasup merkuri usai menyantap sushi.

Dr. Tania Dempsey, seorang dokter perawatan premier dan pendiri Armonk Integrative Medicine, New York, bersama Stella Metsovas, ahli gizi dan penulis Wild Mediterranean secara gamblang menjabarkan resiko mengerikan yang mungkin bisa ditanggung tubuh orang usai menyantap sushi. Sebagaimana dilansir This Is Insider (22/1).

1. Keracunan merkuri

Mengonsumsi ikan laut dalam jumlah besar, seperti tuna dapat menyebabkan keracunan merkuri, yang berisiko mengundang beberapa gejala buruk.

Menurut Dr. Tania keracunan merkuri dapat menyebabkan masalah memori, kelemahan otot, mati rasa, kesemutan, tremor dan mood sensitif. "Semua ikan mengandung kadar merkuri, tapi sebagian besar ikan yang digunakan dalam sushi gulung dan sashimi adalah ikan besar, seperti tuna, ikan sirip kuning, ikan sirip biru, ikan sea bass dan lobster. Jenis ikan dan seafood ini memiliki kadar merkuri tertinggi," lanjut Dr. Tania Dempsey.

Hati-hati! 6 Hal Buruk Ini Bisa Terjadi Saat Anda Makan Sushi Foto: Soranews24

2. Terkontaminasi parasit dan cacing pita

Cacing pita dan parasit mungkin adalah salah satu hal paling mengerikan yang bisa Anda temukan dalam sushi. Meskipun demikian ada beberapa kasus orang yang didapati terkontaminasi cacing pita usai mengonsumsi ikan mentah.

Baru-baru ini, dunia dikabarkan seorang pria yang dalam tubuhnya terdapat cacing pita panjang. Cacing ini kemungkinan didapati usai menyantap sushi mentah. Dalam kasus lain, seorang pria mengeluh sakit perut setelah makan sushi dan setelah dilakukan sinar-X. Dokter menemukan parasit yang menempel di dinding perutnya.

"Parasit ini adalah jenis Anasakiasis, atau penyakit cacing herring. Anisakis menempel pada perut atau usus dan menyebabkan sakit perut akut, muntah, dan demam. Dalam beberapa kasus, ini bisa menyebabkan alergi dan reaksi anafilaksis," terang Dr. Tania.

Baca juga : Saat ke Resto Sushi Sebaiknya Jangan Pesan Sushi Roll, Ini Alasannya!

3. Listeria

Listeria adalah infeksi serius yang disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi. Biasanya sering ditemukan pada ikan asap dan ikan mentah dan dapat sangat berbahaya bagi wanita hamil.

"Bakteri patogen seperti Listeria monocytogenes, Staphylococcus aureus, dan Bacillus cereus dapat menimbulkan malapetaka di usus Anda. Efeknya adalah sakit perut parah, mual dan muntah," kata ahli gizi Stella Metsovas.

Hati-hati! 6 Hal Buruk Ini Bisa Terjadi Saat Anda Makan Sushi Foto: Istimewa

4. Keracunan salmonella

Salmonella yakni bakteri penyebab penyakit bawaan makanan lain yang sering ditemukan pada ikan mentah dan daging yang tidak diolah dengan benar.

"Keracunan salmonella juga bisa terjadi dari sushi. Bahkan infeksi virus seperti norovirus sering dikaitkan dengan makan sushi mentah," ujar Dr. Tania Dempsey.

5. Keracunan makanan

Makan sushi dengan ikan segar dan dingin bukan hanya cara terbaik untuk makan ikan mentah, tapi juga yang paling aman.

"Keracunan makanan scombroid adalah penyakit bawaan makanan lain yang disebabkan oleh zat histamin yang terbentuk saat ikan tidak lagi dingin dan mulai membusuk. Jika keracunan ini terjadi, bisa menyebabkan reaksi alergi," ujar Dr. Tania Dempsey.

Baca juga : Penggemar Sushi, Ini 8 Restoran Sushi Terbaik di Dunia yang Wajib Disinggahi (1)

Hati-hati! 6 Hal Buruk Ini Bisa Terjadi Saat Anda Makan Sushi Foto: iStock

6. Kontaminasi

Terjadi perdebatan dalam komunitas pencinta makanan laut soal ikan yang dibudidayakan dengan ikan hasil tangkapan liar. Ikan hasil tangkapan liar diklaim tidak mengandung cacing dan parasit.

"Paparan racun dari PCB atau senyawa klorin dan pestisida ditemukan untuk mencemari ikan yang dibesarkan di peternakan serta ikan liar dari Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Ciguatoxins adalah racun yang dihasilkan oleh mikroorganisme alga laut yang mempengaruhi ikan yang memberi makan di dekat terumbu karang seperti ikan kakap merah, kerapu dan barakuda. Resikonya adalah menyebabkan mual, muntah, diare dan gejala halusinasi," ujar Dr. Tania Dempsey.

Tapi hal ini bukan berarti Anda harus berhenti makan sushi. Banyak kandungan nutrisi baik pada sushi yang bermanfaat untuk tubuh. Tapi pastikan sushi yang Anda santap terjamin segar dan berkualitas. (lus/odi)