Daging Sapi Menyehatkan Asal Diolah dengan Tepat dan Porsinya Wajar

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 10 Okt 2017 13:46 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Konsumsi daging merah sering disebut memicu ragam penyakit. Padahal jika dikonsumsi dan diolah dengan tepat, konsumsi daging merah justru baik bagi tubuh.

Ditemui dalam acara Meat Me Steak House & Butchery (6/10), ahli gizi Leona Victoria menyanggah anggapan konsumsi daging merah menimbulkan ragam penyakit. Menurutnya, daging merah bisa jadi bagian diet sehat. "Semua bahan makanan bisa jadi bagian dari diet sehat, termasuk daging merah." Hanya saja Leona merekomendasikan pilih daging merah yang lemaknya sedikit.

"Di semua jenis protein hewani pasti ada jenis rendah lemaknya, termasuk daging merah itu," sambung Leona. Menyoal konsumsi daging merah memicu kanker, hal ini juga tidak tepat. "Kalau memicu kanker kan itu daging merah yang dibakar sampai gosong dan daging olahan," ujar ahli gizi ramah ini.

Daging Sapi Menyehatkan Asal Diolah dengan Tepat dan Porsinya WajarFoto: GettyImages

Baca Juga: Kalau Rutin Konsumsi Daging Merah, Berat Badan Juga Bisa Turun

Begitu juga dengan anggapan konsumsi daging merah memicu kolesterol. Leona berujar, "Itu (kolesterol) biasanya dari lemak jenuh, lemak putih yang nempel di daging. Jadi cara untuk mengurangi risiko itu, menyisihkan sebisa mungkin lemak putih itu. Dan makannya sesuai porsi yang dianjurkan, jadi nggak berlebihan."

Leona menjelaskan panduan mudah untuk mengukur porsi konsumsi daging merah. "Ukurannya itu sebesar dan setebal telapak tangan masing-masing orang. Ukuran ini per sekali makan. Makannya cukup 3-4 kali seminggu saja," ujar Leona.

Mengenai cara masak daging merah, Leona menyarankan beberapa metode. "Bisa di-grill tapi jangan sampai gosong banget, bisa pilih tingkat kematangan medium. Sebelum gosong banget, udah diangkat. Bisa dipanggang dalam oven, bisa di kukus atau steam, di sop atau dijadiin meatball," ujar ahli gizi tamatan Australia ini.

Daging Sapi Menyehatkan Asal Diolah dengan Tepat dan Porsinya WajarFoto: GettyImages

Baca Juga: Ini Sebabnya Daging Sapi Tetap Merah Segar Meski Disimpan Berhari-hari

Ia juga menekankan daging merah baik dikonsumsi semua umur, mulai dari bayi hingga orang tua. "Dari mulai MPASI 6 bulan, daging merah juga sudah bisa diberikan ke bayi. Di usia 6 bulan, kadar kandungan zat besi di hati bayi itu mulai menipis dan asupan zat besi dari ASI mulai nggak mencukupi, jadi harus dari luar (dari konsumsi makanan). Nggak melulu hati ayam, daging merah bisa jadi piliihan," jelasnya.

Begitu juga dengan orang tua. Tak ada alasan bagi mereka menghindari konsumsi daging merah. Asalkan porsi dan cara mengolahnya tepat, konsumsi daging merah baik bagi kesehatan.

(adr/odi)