Kenapa Kalau Konsumsi Makanan Manis Jadi Cepat Haus Ya?

Sonia Permata - detikFood Jumat, 08 Sep 2017 17:47 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Rasa manis dari gula ternyata dapat membuat tenggorokan terasa sangat kering. Mengapa bisa terjadi demikian?

Seringkali tenggorokan terasa sangat kering setelah menikmati manisnya es krim, atau kue brownies yang legit. Meski rasa haus ini merupakan reaksi yang wajar terjadi setelah mengonsumsi makanan mengandung gula. Ternyata ini semua terjadi karena adanya lonjakan kadar gula darah dalam tubuh.

Dikabarkan melalui People (05/09/17), Caroline Apovian, seorang profesor di departemen endokrinologi, diabetes, dan nutrisi di Boston University School of Medicine, menyebutkan alasannya. Ia merasa haus setelah mengonsumsi makanan manis ada hubungannya dengan kadar gula yang masuk ke dalam sistem tubuh.

Kenapa Kalau Konsumsi Makanan Manis Jadi Cepat Haus Ya?Foto: Istimewa

"Bila Anda memasukan gula ke dalam sistem tubuh , gula langsung masuk ke perut, kemudian mengalir ke sistem aliran darah," jelas Caroline.

Begitu partikel gula mencapai darah, air bergerak keluar dari sel kemudian masuk ke dalam darah. Ini yang menyebabkan lonjakan pada kadar gula darah.

Saat sel kehilangan air, sel-sel ini kemudian mengirim sinyal ke otak untuk menunjukkan bahwa mereka membutuhkan lebih banyak H2O. Tubuh merasakan dorongan untuk menyesap sesuatu ke dalam tenggorokan.

"Rangkaian peristiwa ini terjadi cukup cepat, karena glukosa diserap oleh usus dan masuk ke aliran darah dalam waktu singkat, sehingga Anda merasa haus dalam waktu 5 hingga 10 menit setelah menelan makanan manis," Imbuhnya.

Kenapa Kalau Konsumsi Makanan Manis Jadi Cepat Haus Ya?Foto: Istimewa

Rasa haus yang dirasakan kemungkinan disebabkan oleh makanan bergula itu sendiri, terutama dalam mempengaruhi kadar gula darah.

Cara terbaik untuk mengatasi rasa haus yang disebabkan gula adalah dengan segelas air putih. Hindari minuman manis seperti jus, es lemon, atau cokelat panas. Menyesap minuman manis setelah mengonsumsi makanan manis, tidak akan menghilangkan dahaga haus.

"Anda tidak hanya membuat sistem keseimbangan energi dalam tubuh menjadi bingung, tapi juga Anda memasukkan banyak kalori kosong yang tidak dibutuhkan oleh tubuh," pungkas Dokter Caroline.

(adr/odi)