Kurang Nafsu Makan? Makan di Depan Cermin Bisa Tambah Selera Makan

Maya Safira - detikFood Jumat, 09 Jun 2017 11:35 WIB
Foto: Daily Mail Foto: Daily Mail
Jakarta - Makan di depan cermin ternyata ada manfaatnya. Sebuah riset terbaru menyebut cara ini membuat rasa makanan jadi lebih enak dan meningkatkan jumlah konsumsi.

Seseorang menilai makanan jadi lebih enak dan makan lebih banyak ketika mereka mengonsumsinya bersama orang lain daripada sendirian. Ini disebut sebagai "social facilitation of eating" yang menjadi sebuah fenomena.

Kini peneliti di Nagoya University, Jepang telah menemukan efek sama saat seseorang makan sendiri. Hanya dengan memberi sebuah cermin untuk merefleksikan dirinya saat makan, lapor Science Daily (8/6). Studi dipublikasikan dalam Physiology & Behavior.

"Kami ingin mengetahui apa syarat dasar dasar untuk fasilitasi makan secara sosial. Apakah orang lain harus benar-benar hadir secara fisik atau apakah informasi yang menunjukkan kehadiran orang lain sudah cukup?" ujar ketua peneliti, Ryuzaburo Nakata.

Daily Mail (8/6) mengabarkan peneliti meminta 16 orang berusia 68 tahun yang sehat untuk makan popcorn rasa garam atau karamel di depan sebuah cermin atau dinding. Hal sama diulangi kepada 16 partisipan sehat dengan usia rata-rata 21 tahun.

Kurang Nafsu Makan? Makan di Depan Cermin Bisa Tambah Selera MakanFoto: Nagoya University


Studi menemukan bahwa orang yang makan sendiri menyebut makanan jadi lebih enak dan makan lebih banyak ketika mereka bisa melihat tampilan diri sendiri di cermin. Dibandingkan ketika mereka makan di depan monitor yang memajang sebuah gambar dinding.

Tim peneliti awalnya bekerja dengan sekelompok relawan dewasa yang lebih tua. Pendekatan untuk meningkatkan kenikmatan makan pada orang yang makan tanpa teman, sangat relevan bagi orang lanjut usia. Sebab penelitian telah menunjukkan bahwa banyak dari mereka sering makan sendiri.

Namun ketika tim mengulang eksperimen dengan relawan dewasa muda, mereka mengamati fasilitasi "sosial" dari makan yang sama ketika ada cermin. Ini menunjukkan bahwa pengaruhnya tidak terbatas pada orang tua.

Pada tahapan kedua studi, 12 orang tua yang sehat makan popcorn karamel di depan sebuah gambar mereka yang sedang makan kacang kedelai atau di depan dinding. Semua partisipan menyelesaikan kuesioner yang mengukur kenikmatan dari konsumsi popcorn tersebut.

Dalam percobaan lebih lanjut, ketika peneliti mengganti cermin dengan foto para partisipan sedang makan, mereka menemukan bahwa relawan tetap mengalami peningkatan daya tarik akan makanan dan makan lebih banyak. Jadi gambar statis tentang seseorang yang makan tampaknya cukup untuk menghasilkan fasilitasi "sosial" dari makan.

Kurang Nafsu Makan? Makan di Depan Cermin Bisa Tambah Selera MakanFoto: iStock


"Studi telah menujukkan bahwa untuk orang dewasa yang lebih tua, menikmati makanan dikaitkan dengan kualitas hidup, dan sering makan sendiri dikaitkan dengan depresi dan kehilangan nafsu makan," sebut Nobuyuki Kawai yang juga terlibat dalam penelitian.

Ia menambahkan bahwa temuan penelitian menyarankan sebuah pendekatan untuk meningkatkan daya tarik dari makanan dan kualitas hidup bagi orang tua yang tidak punya teman saat mereka makan. "Contohnya mereka yang sudah pernah kehilangan atau berada jauh dari orang yang dicintai," ujar Nobuyuki. (msa/odi)