Tubuh Langsing dengan Diet Raw Food Bisa Berefek Negatif pada Tubuh

Sonia Permata - detikFood Senin, 05 Jun 2017 18:17 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Pola diet raw food atau diet makanan mentah, disebut dapat membantu proses detoksifikasi tubuh. Para selebriti melakukan diet ini walaupun ada efek samping bagi tubuh.

Mulai dari supermodel Gwyneth Paltrow, aktris Demi Moore, hingga penyanyi Madona, menjadi salah satu dari sekian banyak selebriti papan atas yang mempopulerkan diet raw-food ini.

Dalam diet raw food, semua bahan makanan dikonsumsi tanpa melalui proses pemasakan. Jika benar-benar harus dimasak, suhunya tak boleh lebih dari 45 C. Makanan yang dikonsumsi antara lain kacang-kacangan, buah kering, buah dan sayur segar, jus, makanan organik, rumput laut. Bagi yang memakan daging, masih bisa mengonsumsinya berupa daging dan ikan mentah.

Tubuh Langsing dengan Diet Raw Food Bisa Berefek Negatif pada TubuhFoto: iStock
Keunggulan raw food diet pertama kali diungkapkan oleh seorang ahli fisika asal Swiss, Max Bircher-Benner di abad ke 18. Diet dengan makan makanan mentah dipercaya mampu memaksimalkan nutrisi dari bahan-bahan makanan. Proses memasak, apalagi dengan suhu tinggi bisa menghilangkan kandungan enzim dan nutrisi alami yang dikandungnya.

Namun, diberitakan melalui Dailymail (05/06/17), tidak semua makanan sehat yang tidak diprosess memiliki efek detoks yang menyehatkan. Bahkan beberapa jenis jus atau salad dapat memberikan efek samping pada kesehatan hingga sebabkan kematian.

Steve Jone seorang ahli biologi terkemuka mengatakan bahwa raw food atau makanan mentah tidak bisa diproses oleh tubuh manusia karena tidak ada lagi enzim untuk mencernanya.

Tubuh Langsing dengan Diet Raw Food Bisa Berefek Negatif pada TubuhFoto: iStock
Steve menuturkan kepada Hay Festival of Arts and Literature bahwa jika seseorang yang tengah menjalani program diet hanya mengonsumsi makanan mentah, tentu mereka akan mengalami penuruan berat badan. Namun setelahnya mereka akan mati kelaparan setelah menjalani program ini selama enam bulan.

"Manusia adalah satu-satunya spesies yang akan mati kelaparan karena mengonsumsi makanan mentah saja." tutur Steve.

"Ini dikarenakan manusia telah kehilangan enzim dan mekanisme penyerapan untuk mencerna makanan mentah. Manusia akan kehilangan kekuatan otot," sambungnya.

Diet makanan mentah ini adalah versi diet yang lebih ekstrim dari apa yang disebut sebagai clean eating atau pola diet yang hanya mengonsumsi makanan sehat, yang akhir-akhir ini tengah menjadi tren di kalangan penggiat diet sehat. (lus/odi)