Makan Apapun Bisa Turun Berat Badan, Begini Caranya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 24 Mei 2017 16:12 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Mengurangi berat badan biasanya harus membatasi pilihan makanan. Tetapi peneliti mengungkap makanan apapun bisa dimakan asalkan melahapnya dengan cara ini.

Ada banyak pola diet untuk menurunkan berat badan. Tetapi umumnya pola diet menyertakan larangan asupan jenis makanan tertentu sehingga pelaku diet harus rela absen dari makanan favoritnya.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap hal tersebut sebenarnya tak perlu dilakukan. Pelaku diet boleh mengonsumsi makanan favoritnya, sekalipun tinggi kalori, asal menerapkan teknik mindful eating atau makan dengan sadar.

"Kami menginstruksikan orang-orang untuk makan apapun yang mereka sukai tetapi memakannya dengan sadar," ujar Dr Carolyn Dunn dari North Carolina State University, AS. Dunn mencontohkan chocolate mousse, misalnya, tetap bisa dimakan.

Makan Apapun Bisa Turun Berat Badan, Begini CaranyaFoto: iStock

Adapun yang dimaksud dengan teknik mindful eating adalah saat makan, seseorang perlu fokus menikmati makanan mereka tanpa gangguan apapun. Termasuk TV yang menyala, laptop, pikiran tentang pekerjaan atau yang lainnya.

"Makan dengan penuh perhatian adalah makan dengan kesadaran dan makan tanpa gangguan. Saat makan hanya makan. Tidak menonton TV, bermain game komputer, diganggu hal lain, dan termasuk tidak makan di meja kerja," jelas Dunn.

Dunn juga menyoroti mindful eating termasuk berpikir saat belanja makanan dan memilih menu di restoran. "Apakah Anda membiarkan emosi yang mendorong pola makan? Apakah Anda makan karena takut atau depresi?," ujar Dunn.

Dalam penelitian Dunn dan rekan melibatkan 80 partisipan. Sebanyak 42 orang sudah ikut dalam program Eat Smart, Move More, Weigh Less selama 15 minggu terakhir dan 38 sisanya adalah grup kontrol berisi mereka yang mau bergabung dalam program.

Makan Apapun Bisa Turun Berat Badan, Begini CaranyaFoto: iStock

Partisipan yang tergabung dalam program "mindfulness" rata-rata turun berat badan 1.9 kg selama 15 minggu. Sementara mereka di grup kontrol hanya 0,3 kg.

Selama penelitian, partisipan tidak ditawarkan jenis diet apapun atau diminta menghitung asupan kalori. Tetapi mereka diminta untuk meningkatkan aktivitas fisik.

Hasilnya, di bulan keenam sekitar 75% partisipan berat badannya tidak kembali seperti semula dan beberapa bahkan turun lebih banyak. Hasilnya serupa di partisipan kelompok kontrol saat mereka bergabung dalam program.

"Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan menguntungkan antara mindful eating dengan penurunan berat badan," pungkas Dunn. Nah, apakah Anda tertarik mencoba?

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com