Minyak ikan telah lama dipasarkan pada wanita sebagai suplemen prenatal yang bermanfaat untuk perkembangan otak bayi. Itu tentu jadi motivator besar bagi wanita hamil untuk mengasup suplemen ini.
Namun, dikabarkan oleh BBC (22/3) , studi oleh South Australian Health and Medical Research Institute (SAHMRI) selama 10 tahun, menyebutkan, konsumsi minyak ikan saat hamil tidak meningkatkan kecerdasan pada bayi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Thinkstock |
Penelitian sendiri dilakukan selama 1 dekade dari masa kehamilan hingga anak berusia 7 tahun pada lebih dari 2500 wanita. Peserta diberikan suplemen minyak ikan harian dan plasebo.
Hasilnya, asupan minyak ikan yang terdiri dari 800 mg dosis docosahexaenoic acid (DHA) juga asam omega 3 tidak memiliki pengaruh pada kecerdasan bayi. Hal yang sama juga berlaku pada pertumbuhan anak, post-natal.
"Sebagian besar kami melihat kecerdasan mereka. Jadi kami melakukan penilaian pada anak usia 18 bulan, 4 tahun, hingga mereka 7 tahun."ujar Dr Gould.
Foto: thinkstock |
"Kurun waktu kehamilan naik sedikit pada grup minyak ikan, dan itu sebenarnya berarti ada lebih sedikit bayi yang lahir prematur." tambah Dr Gould.
"Namun, kami masih harus meneliti lebih lanjut dalam studi yang lebih besar apakah efek sebenarnya dari minyak ikan." tutup Dr Gould. (ani/odi)

Foto: Thinkstock
Foto: thinkstock
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN