Studi Sebut Minyak Ikan Tak Berpengaruh Pada Kecerdasan Bayi

Studi Sebut Minyak Ikan Tak Berpengaruh Pada Kecerdasan Bayi

Annisa Trimirasti - detikFood
Jumat, 24 Mar 2017 14:44 WIB
Foto: BBC
Jakarta - Konsumsi minyak ikan saat hamil disebut akan bantu perkembangan otak bayi. Namun studi terbaru sebut asupan tersebut ternyata tidak ada pengaruhnya.

Minyak ikan telah lama dipasarkan pada wanita sebagai suplemen prenatal yang bermanfaat untuk perkembangan otak bayi. Itu tentu jadi motivator besar bagi wanita hamil untuk mengasup suplemen ini.

Namun, dikabarkan oleh BBC (22/3) , studi oleh South Australian Health and Medical Research Institute (SAHMRI) selama 10 tahun, menyebutkan, konsumsi minyak ikan saat hamil tidak meningkatkan kecerdasan pada bayi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Studi Sebut Minyak Ikan Tak Berpengaruh Pada Kecerdasan BayiFoto: Thinkstock
"Secara keseluruhan, saat wanita hamil punya pola makan seimbang dan sehat, kami tidak menemukan adanya manfaat.. jadi bayi dalam studi ini tidak tampak memiliki manfaat apapun untuk perkembangan otak dari asupan ibunya pada minyak ikan," jelas Dr Jacqueline Gould, co author studi ini.

Penelitian sendiri dilakukan selama 1 dekade dari masa kehamilan hingga anak berusia 7 tahun pada lebih dari 2500 wanita. Peserta diberikan suplemen minyak ikan harian dan plasebo.

Hasilnya, asupan minyak ikan yang terdiri dari 800 mg dosis docosahexaenoic acid (DHA) juga asam omega 3 tidak memiliki pengaruh pada kecerdasan bayi. Hal yang sama juga berlaku pada pertumbuhan anak, post-natal.

"Sebagian besar kami melihat kecerdasan mereka. Jadi kami melakukan penilaian pada anak usia 18 bulan, 4 tahun, hingga mereka 7 tahun."ujar Dr Gould.

Studi Sebut Minyak Ikan Tak Berpengaruh Pada Kecerdasan BayiFoto: thinkstock
Namun, tenyata minyak ikan masih punya sedikit manfaat. Ditemukan, tampaknya, konsumsi minyak ikan pada masa prenatal (hamil) punya hubungan dengan memperpanjang usia kehamilan sehingga menurunkan risiko lahirnya bayi prematur.

"Kurun waktu kehamilan naik sedikit pada grup minyak ikan, dan itu sebenarnya berarti ada lebih sedikit bayi yang lahir prematur." tambah Dr Gould.

"Namun, kami masih harus meneliti lebih lanjut dalam studi yang lebih besar apakah efek sebenarnya dari minyak ikan." tutup Dr Gould. (ani/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads