Apakah Harus Minum Air Putih Segera Setelah Makan?

Lusiana Mustinda - detikFood Kamis, 23 Mar 2017 15:35 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Minum air putih sangat penting untuk menghidarasi tubuh. Namun, bukan berarti harus minum secara bersamaan saat makan.

Berbagai studi menunjukkan bahwa minum air putih segera setelah makan dapat meningkatkan kadar insulin. Dr. Anjo Sood, selaku ahli gizi mengatakan, Anda memerlukan waktu sekitar dua jam untuk mencerna apa yang Anda makan.

Menurut penjelasannya, makanan akan melewati kerongkongan serta perut, lalu ke usus sebelum akhirnya dikeluarkan dari dalam tubuh.

"Ada proporsi cairan dan zat padat tertentu dalam sistem lambung kita. Jika Anda minum air sebelum makan, itu tidak hanya bisa mengganggu komponen cairan dengan mengencerkan makanan yang Anda konsumsi tetapi juga makanan akan masuk ke dalam usus besar dengan cepat," jelas Sood dalam NDTV (22/03).

Apakah Harus Minum Air Putih Segera Setelah Makan?Foto: iStock
Selain itu, Sood juga tidak menyarankan untuk minum bersamaan dengan makan karena dapat mengganggu penyerapan nutrisi alami setelah pencernaan. "Beberapa orang yang minum air bersamaan dengan makanan juga telah menunjukkan kecendurungan untuk memiliki usus yang lebih luas," jelasnya.

Hal ini juga membuat Anda merasa lapar lebih cepat dan bisa sebabkan makan berlebihan serta kembung. Sood merekomendasikan memberikan jeda 30 menit untuk minum sebelum dan sesudah makan. "Dalam 30 menit, sistem Anda akan melanjutkan ke tahap berikutnya dalam proses pencernaan," jelasnya.

Apakah Harus Minum Air Putih Segera Setelah Makan?Foto: iStock
Kelebihan air setelah makan dapat mengencerkan enzim yang penting dalam pencernaan. Hal ini ditanggapi oleh sekresi yang lebih rendah dari enzim pencernaan yang dapat menyebabkan mulas dan keasaman.

Akan tetapi, dampak buruk tidak akan terjadi jika minum sedikit air selama makan, berbeda jika minum segelas atau dua gelas saat makan. Waktu minum air terbaik adalah minum segelas air sebelum makan dan dua jam setelah makan. Cara ini efektif dapat membantu penyerapan nutrisi makanan yang dikonsumsi.

Cairan yang cukup dapat membuat pencernaan jadi lebih konsentrasi dalam proses mencerna makanan. Namun, jika waktu makan dibarengi dengan minum air, zat dalam makanan akan terkonsentrasi dan lambung akan mengeluarkan tingkat keasaman yang cukup tinggi.

Selain itu juga bisa menyebabkan tingginya kadar insulin meski tidak mengkonsumsi makanan tinggi gula. Insulin yang dilepaskan ke aliran darah akan semakin mungkin jika tubuh menyimpan lemak lebih banyak.

Untuk menghindari kebiasaan buruk ini, sebaiknya tidak konsumsi makanan tinggi garam yang bisa meningkatkan rasa haus. Hindari juga makan terburu-buru agar tenggorokan tidak seret dan membutuhkan air untuk mendorong makanan ke lambung. (lus/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com