Sedang Banyak Pikiran? Redakan Stres dengan Konsumsi Buah dan Sayur

Lusiana Mustinda - detikFood Sabtu, 18 Mar 2017 12:06 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Banyaknya pekerjaan sering membuat kita stres. Selain mengganggu pikiran, stres juga bisa membuat Anda tampak tak bersemangat. Konsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah, bisa bantu atasinya.

Wanita sangat mudah dilanda stres. Hal ini dikarenakan mereka memiliki banyak pekerjaan dan harus membagi waktu antara karir, anak dan juga keluarga. Studi terbaru menunjukkan bahwa stres pada wanita bisa diminimalisir dengan konsumsi makanan sehat.

Sedang Banyak Pikiran? Redakan Stres dengan Konsumsi Buah dan SayurFoto: ilustrasi/thinkstock
Para peneliti dari University of Sydney di Australia menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi 5-7 porsi buah dan sayur setiap hari dapat mengurangi sekitar 23 persen risiko terkena stres psikologis. Selain itu, temuan ini juga menunjukkan bahwa wanita yang makan 3-4 kali harian sayuran memiliki 18 persen risiko lebih rendah dari stres dan mereka yang mengonsumsi dua kali buah setiap haripun memiliki 16 risiko lebih rendah terhadap tingkat stres.

"Kami menemukan bahwa buah-buahan dan sayuran lebih protektif untuk perempuan daripada laki-laki. Ini menunjukkan bahwa perempuan dapat mengambil manfaat lebih dari buah dan sayuran," jelas pemimpin penulisan Binh Nguyen, mahasiswa doktoral di University of Sydney.

Sedang Banyak Pikiran? Redakan Stres dengan Konsumsi Buah dan SayurFoto: iStock

Studi ini menunjukkan bahwa asupan sayuran yang dikonsumsi setiap hari jumlahnya cukup moderat saja tidak terlalu banyak. Asupan buah atau sayuran moderat saja sudah bisa untuk memberikan manfaat yang signifikan pada stres psikologis masyarakat," jelas Melody Ding dari University of Sydney dalam NDTV (16/03).

Lebih lanjut, studi yang muncul dalam British Medical Journal Open juga mencatat bahwa bagi pria dan wanita yang makan 3-4 porsi harian sayuran memiliki risiko 12 persen lebih rendah dari stres dan mereka yang konsumsi 5-7 porsi harian buah dan sayur memiliki risiko 14 persen lebih rendah untuk tingkatan stres.

Untuk penelitian ini, tim melibatkan lebih dari 60.000 warga Australia yang berusia 45 tahun ke atas dan diukur konsumsi buah dan sayur serta faktor gaya hidup dan tekanan psikologis para responden. (lus/odi)