Mau Beli Sereal? Perhatikan 4 Hal Ini Agar Pilihan Sereal Lebih Menyehatkan

Mau Beli Sereal? Perhatikan 4 Hal Ini Agar Pilihan Sereal Lebih Menyehatkan

Maya Safira - detikFood
Rabu, 01 Mar 2017 11:20 WIB
Mau Beli Sereal? Perhatikan 4 Hal Ini Agar Pilihan Sereal Lebih Menyehatkan
Foto: iStock
Jakarta - Sereal jadi pilihan menu sarapan enak dan cepat. Namun saat membelinya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Di pasaran terdapat berbagai jenis produk sereal. Tidak semuanya baik bagi kesehatan. Misalnya karena kandungan gula yang tinggi.

Ahli diet terdaftar, Jackie London, memberi informasi terkait berbagai klaim dari produk sereal. Melalui Today.com (23/02), ia memberi petunjuk mengenai label di produk sereal agar konsumen bisa membuat pilihan sehat saat membelinya.

1. Kontrol Porsi

Foto: iStock
Tidak ada standar ukuran porsi untuk sereal, ujar London. Tapi coba cari sereal yang menulis 1/2-1 cup sereal per porsi. Jika sereal punya kepadatan tinggi, misalnya berbasis granola atau jenis tinggi serat, pilih ukuran porsi yang lebih kecil.

Tujuannya adalah mengonsumsi sekitar 350-400 kalori. Energinya sudah cukup untuk mengatasi rasa lapar sepanjang pagi.

2. Abaikan klaim bahan

Foto: iStock
Menurut London, klaim produk tidak memakai bahan buatan (artifisial) sedikit keliru. Di Amerika, klaim tersebut perlu memenuhi definisi khusus yang ditetapkan Food and Drug Administration. Sehingga tidak salah secara teknis.

"Jika Anda mencari tambahan makanan bernutrisi dalam pola makan dan mencari lebih banyak makanan asli, Anda tidak akan mendapatkannya dari sereal olahan," ungkapnya.

Oleh karena itu, coba cari sereal yang memakai biji-bijian utuh (whole grain). Misalnya gandum atau oat. Pilih juga sereal dengan daftar bahan penyusun yang lebih sedikit.

3. Hati-hati jika label menyebut

Foto: iStock
Adanya klaim sumber yang baik (good source of), juga perlu memenuhi definisi FDA. Dalam hal ini harus menyediakan setidaknya 10 persen dari nilai harian kandungan gizi (nutrien) tertentu.

"Tapi kita tidak makan nutrien, kita makan makanan," ujar London.

Alih-alih berfokus pada kandungan gizi tertentu, cari kombinasi dari protein dan serat. Setidaknya masing-masing 3 gram per porsi.

4. Periksa kandungan gula

Foto: iStock
Label bisa mengklaim bahwa suatu sereal "tidak mengandung sirup jagung tinggi fruktosa". Tapi mungkin ada banyak pemanis lainnya.

"Gula dengan nama apapun tetaplah gula. Sebaliknya, beberapa sereal menggunakan gula tebu organik, karamel, sirup beras atau sirup maple. Jus buah atau konsentrat jus dan puree merupakan sumber buruk lainnya dari gula tambahan," sebut London.

London juga menyarankan baca label dengan hati-hati dan awasi juga kandungan natrium maupun lemak jenuh. Keduanya sering ditambahkan untuk meningkatkan rasa sereal. Cari sereal dengan kandungan tambahan gula kurang dari 10 gram per porsi, lemak jenuh kurang dari 2 gram dan natrium kurang dari 200 mg.

Halaman 2 dari 5
(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads