Turunkan Kadar Gula Tinggi dengan Konsumsi 5 Herba dan Rempah Ini

Turunkan Kadar Gula Tinggi dengan Konsumsi 5 Herba dan Rempah Ini

Sonia Permata - detikFood
Sabtu, 11 Feb 2017 09:40 WIB
Turunkan Kadar Gula Tinggi dengan Konsumsi 5 Herba dan Rempah Ini
Foto: Getty Images
Jakarta - Gula darah tinggi bisa memicu beragam penyakit. Dengan rutin konsumsi herba dan rempah gula darah bisa dikendalikan.

Menurut Centers for Disease Control di Amerika, penyakit diabetes telah mencapai angka mengkhawatirkan di Amerika Serikat. Lebih dari 29 juta orang Amerika mengidap penyakit serius, sementara 86 juta warga lainnya hidup dengan gejala diabetes.

Meskipun dunia medis modern telah memiliki beragam obat untuk diabtes, tapi efek samping yang ditimbulkan bisa berbahaya dan biayanya cukup besar. Kini banyak orang mencari alternatif untuk mengobati penyakit mereka secara alami.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilaporkan oleh Naturalhealth365 (07/02/17), kadar gula darah dapat dikontrol dengan mengonsumsi tumbuhan herbal serta rempah-rempah yang ada dalam persediaan di dapur.

1. Daun basil

Foto: Getty Images
Basil dikenal sebagai salah satu rempah yang banyak digunakan di masakan Mediterania serta Asia. Basil memiliki aroma yang khas. Daun basil bisa kendalikan gula darah tinggi, dan mengurangi penyerapan glukosa dan mencegah kenaikan kadar gula darah.

Para peneliti percaya bahwa basil dapat menurunkan kadar gula darah karena mengandung asam ursolic dan eugenol, serta antioksidan yang tinggi. Basil juga memiliki efek anti inflamasi atau mencegah peradangan, dan memerangi penyakit diabetes.

Dalam sebuah penelitian, pasien dengan diabetes tipe 2 mengkonsumsi 2,5 gram daun basil kering sehari, dimana mengalami penurunan sekitar 17.6% dari kadar glukosa darah.

2. Klabet

Foto: Getty Images
Klabet merupakan tumbuhan herbal yang efektif untuk menurunkan gula darah tinggi. Biji fenugreek mengandung asam amino yang disebut 4-hydroxyisoleucine, yang bermanfaat untuk menormalkan metabolisme glukosa.

Dalam studi yang dipublikasikan di European Journal of Clinical Nutrition, subyek penelitian dengan diabetes tipe 1 mengkonsumsi bubuk biji klabetdua kali sehari yang mengalami penurunan kadar gula darah dan meningkatkan resistensi glukosa.

3. Kayu manis ceylon

Foto: Getty Images
Beberapa peneliti menemukan bahwa konsumsi kayu manis ceylon dapat meningkatkan kepekaan insulin. Penelitian telah menunjukkan bahwa rempah-rempah ini menyerap glukosa dengan mengaktifkan insulin sebagai reseptor. Dalam sebuah studi hewan yang diterbitkan Farmakognisi Penelitian di tahun 2012, kayu manis ini dapat menurunkan glukosa darah, serta penurunan kadar kolestrol LDL yang berbahaya.

Namun, konsumsi kayu manis ceylon ini tetap harus diawasi karena rempah ini mengandung kadar coumarin tinggi, pengencer darah alami.

4. Cengkeh

Foto: Getty Images
Cengkeh mengandung anthocyanin, jenis yang sama dari pigmen bermanfaat yang juga ditemukan dalam buah blueberry. Cengkeh mengandung antioksidan yang dapat melawan penyakit bersama tingkat eugenol tinggi.

Penelitian klinis menyebutkan bahwa kemampuan cengkeh untuk menurunkan gula darah dalam sebuah jurnal yang diterbitkan dalam The Federation of American Societies for Exprimental Biology Journal di tahun 2006. Disebutkan bahwa penderita diabetes tipe dua, mengalami penurunan kadar gula darah yang dratis dari 225 mg menjadi 150 mg, setelah mengonsumsi kapsul berisi 3 gram cengkeh.

Para peneliti menyimpulkan bahwa cengkeh dapat mengurangi faktor risiko untuk diabetes. Juga membantu penderita diabetes mengelola gula darah dan kolesterol.

Untuk manfaat yang maksimal, lebih baik cengkeh dan kayu manis dikonsumsi secara bersama-sama.

5. Oregano dan Rosemary

Foto: Getty Images
Kedua tumbuhan dan rempah ini cukup populer. Selain memperkuat aroma dan rasa pada makanan ternyata juga efektif mengurangi gula darah. Apalagi jika ditambah dengan pola makan Mediterania yang menjadi kunci sukses untuk kesehatan jantung serta mencegah obesitas.

Oregano dan rosemary kaya akan antioksidan dan asam gulat serta asam rosmarinic. Hampir relatif sama dengan basil yang mengandung antioksidan serta eugenol juga.

Dalam studi baru yang dipublikasikan dalam Journal of Food Agricultural and Chemistry, oregano dan rosemary dapat menghambat enzim diabetes. Walaupun mengonsumsi dalam kondisi segar jauh lebih baik, namun penelitian menunjukkan bahwa rosemary dan oregano kering cukup efektif dalam mengendalikan gula darah dibandingkan dengan yang segar.
Halaman 2 dari 6
(adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads