Mau Jalani Pola Makan Sehat? Perhatikan 6 Tips Saat Berbelanja Makanan

Mau Jalani Pola Makan Sehat? Perhatikan 6 Tips Saat Berbelanja Makanan

Maya Safira - detikFood
Senin, 30 Jan 2017 15:24 WIB
Mau Jalani Pola Makan Sehat? Perhatikan 6 Tips Saat Berbelanja Makanan
Foto: iStock
Jakarta - Pola makan lebih sehat bisa dimulai dari pilihan makanan saat belanja. Pakar diet berbagi aturan belanja makanan sehat.

Banyak orang punya resolusi meningkatkan kesehatannya di tahun baru. Termasuk dengan pola makan yang lebih sehat. Salah satu perubahan sederhana yang bisa dilakukan yaitu pilihan belanja makanan. AFP (25/01) merangkum saran pakar dan petunjuk berbelanja dari University of Kentucky untuk memperbaiki pola makan.

1. Konsumsi makanan aneka warna

Foto: iStock
Menambah berbagai makanan kaya warna merupakan cara paling mudah memperbaiki pola makan. Ganti makanan berwarna putih dan cokelat dengan buah dan sayuran segar. Supaya ada tambahan vitamin dan serat dalam tubuh. Apalagi makanan ini juga rendah lemak.

Anda bisa membuat daftar belanja yang menekankan pada makanan alami aneka warna. Semakin banyak sayuran, akan lebih baik. Ikutilah daftar belanja ini saat sedang di supermarket atau pasar.

2. Berhati-hati dengan yoghurt

Foto: iStock
Tidak semua olahan susu, termasuk yoghurt dibuat sama. Perhatikan kandungan gula yang tersembunyi didalamnya. Sebaiknya jauhi yoghurt berperasa yang bisa mengandung separuh angka kecukupan gizi harian untuk gula.

3. Pilih daging rendah lemak

Foto: iStock
Daging rendah lemak seperti ikan dan ayam merupakan pilihan paling sehat bagi pemakan daging. Jauhi daging olahan seperti sosis atau daging asap yang mengandung sodium dalam jumlah tinggi.

4. Roti dengan biji-bijian utuh

Foto: iStock
Roti bisa saja mengandung gula tersembunyi dan sodium dalam jumlah mencengangkan. Hanya dua lembar roti sandwich putih kemasan mungkin mengandung hampir seperempat dari asupan sodium harian yang dianjurkan.

Karena itu, sebaiknya pilih roti yang terbuat dari whole grain atau biji-bijian utuh. Roti ini bisa menurunkan LDL kolesterol atau dikenal sebagai kolesterol "jahat". Lebih jauh lagi, konsumsinya dapat menurunkan risiko diabetes hampir sepertiga kali.

5. Hati-hati dengan makanan olahan

Foto: iStock
Ketika di supermarket, berhati-hatilah dengan lorong tempat makanan olahan. Kebanyakan makanan yang dikemas dalam pembungkus plastik ini melalui begitu banyak proses dan sarat akan lemak, gula maupun garam.

Jika sedang berbelanja, cobalah baca label dan cari makanan pengganti yang lebih sehat. Misalnya biji-bijian dalam kaleng yang memakai air, tanpa tambahan garam dan gula. Begitu juga dengan kacang-kacangan dan buah kering.

Selain baca label, perhatikan juga ukuran porsi (serving size) per kemasan. Sup dalam kaleng, misalnya, kadang diiklankan sebagai makanan rendah sodium. Namun apabila ukuran porsinya sebesar setengah kaleng dan Anda makan utuh satu kaleng, maka bisa mendapat asupan sodium dua kali lipat.

6. Beli buah dan sayuran di freezer

Foto: iStock
Sayuran beku tanpa tambahan saus atau buah tanpa tambahan gula, bisa jadi pilihan makanan yang baik dibeli sebagai pengganti makanan segar. Tapi coba hindari godaan makanan beku seperti pizza atau camilan lainnya yang mungkin tinggi sodium sekaligus rendah nutrisi.
Halaman 2 dari 7
(msa/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads