Tren Makanan Sehat 2017

Apa Benar Cold-Pressed Juice Lebih Bernutrisi Dibanding Jus Biasa? Ini Kata Ahli Gizi

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 12 Des 2016 12:50 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Cold-pressed juice yang dibuat dengan slow juicer banyak dipilih pelaku hidup sehat. Kabarnya nutrisi buah dan sayur pada jus ini lebih terjaga. Benarkah?

Beberapa tahun ini cold-pressed juice populer di kalangan pelaku hidup sehat. Alih-alih menggunakan juicer biasa, jus ini dibuat dengan alat khusus bernama masticating juicer atau slow juicer.

Konon pemakaian alat ini membuat nutrisi buah dan sayur pada jus tetap terjaga. Disebut cold-pressed karena dalam proses pengolahan jus, masticating juicer menghasilkan panas lebih sedikit dibanding juicer biasa.

Apa Benar <i>Cold-Pressed Juice</i> Lebih Bernutrisi Dibanding Jus Biasa? Ini Kata Ahli GiziFoto: iStock


Masticating juicer juga menghaluskan buah atau sayur dengan cara berbeda. Tidak seperti juicer biasa yang mengekstrak jus seperti mencabik-cabik buah atau sayur, masticating juicer justru 'mengunyah' atau melumatkan buah untuk mengeluarkan sarinya. Sekaligus memisahkan ampas yang tersisa.

Ditinjau dari segi harga, cold-pressed juice dijual relatif lebih mahal dibanding jus biasa. Meski begitu, banyak pelaku hidup sehat rela engeluarkan kocek lebih untuk menikmatinya.

Tetapi benarkah nutrisi cold-pressed juice lebih hebat? Kepada detikFood (7/12), ahli gizi Jansen Ongko MSc, RD menjelaskan, "Ada penelitian yang menunjukkan pembuatan jus dengan slow juicer mampu menghasilkan sari jus hingga 35% lebih banyak."

Apa Benar <i>Cold-Pressed Juice</i> Lebih Bernutrisi Dibanding Jus Biasa? Ini Kata Ahli GiziFoto: iStock


Jansen menambahkan, "Namun metode ini akan memisahkan ampas dari sari jus sehingga kandungan serat pada jus akan berkurang. Padahal tubuh membutuhkan serat cukup banyak, yaitu 25 gram per hari."

Terlepas dari soal serat tersebut, diakui Jansen slow juicer punya manfaat lain. "Manfaat dari metode ini hanya akan membuat jus lebih tahan lama. Serta bisa disimpan di lemari es hingga 72 jam dan nutrisinya tetap terjaga," pungkas pria ramah berkacamata ini. (msa/odi)