Selain gurih creamy, ternyata keju juga bisa perpanjang umur. Keju memang digemari oleh banyak orang, rasanya yang gurih dan lezat sering menjadi padu padan berbagai jenis makanan maupun minuman.
Kabar baik buat penyuka keju. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa konsumsi keju dapat memperpanjang usia seseorang, seperti dilaporkan oleh foxnews.com (22/11/16).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Getty Images |
Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine menemukan bahwa konsumsi keju, khususnya jenis keju yang sudah berumur atau keju tua dan memiliki kandungan senyawa spermidine bisa menunda dan memperlambat proses penuaan.
Kandungan spermidine juga dapat ditemukan dalam kacang polong. Zat ini biasanya ditemukan dalam jenis keju biru atau blue cheese.
Penelitian ini dibuktikan dalam pengujian laboraturium yang menggunakan beberapa tikus sebagai obyek penelitian. Tikus yang diberi spermidine dalam minumannya, memilki jangka umur lebih panjang dibandingkan tikus yang tidak konsumsi spermidine.
Foto: Getty Images |
"Tikus-tikus tidak hanya hidup lebih lama ketika kita memberikan spermidine dalam air minumnya, tetapi fungsi jantung mereka juga menjadi lebih sehat," Ungkap Frank Madeo, profesor di University of Graz di Austria, dan salah satu penulis jurnal penelitian ini.
Penelitian ini mengamati 800 orang Italia dan menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak keju memiliki tekanan darah lebih rendah. Serta menunrunkan potensi risiko terkena penyakit jantung, dan risiko 40% lebih rendah terkena gagal jantung.
(adr/odi)

Foto: Getty Images
Foto: Getty Images
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN