Ingin Sehat Berumur Panjang? Rajinlah Konsumsi Pare dan Teh Hijau (2)

Ingin Sehat Berumur Panjang? Rajinlah Konsumsi Pare dan Teh Hijau (2)

Annisa Trimirasti - detikFood
Sabtu, 29 Okt 2016 10:50 WIB
Ingin Sehat Berumur Panjang? Rajinlah Konsumsi Pare dan Teh Hijau (2)
Foto: Getty Images
Jakarta - Hidup lebih lama tentu jadi impian semua orang. Untuk mencapainya mulailah konsumsi makanan sehat sejak muda.

Peneliti menyebutkan warga Zona Biru. Wilayah dengan populasi berumur panjang, memiliki kebiasaan sejenis yaitu ikatan kekeluargaan yang erat, melakukan olahraga fisik sedang setiap hari, tidak merokok, dan jarang minum.

Selain itu, menu makan mereka juga didominasi sayuran dan biji-bijian. Seperti beberapa makanan dan minuman sehat ini.

5. Teh Hijau

Foto: Getty Images
Teh hijau kaya asam fenolik dan flavonoids, dua antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas dan stres oksidatif.

Antioksidan ini juga menurunkan risiko kanker payudara, prostat, dan kanker kolorektal. Saat minum teh hijau, jangan tambahkan susu karena dapat mengurangi kadar antioksidannya.

6. Kentang

Foto: Getty Images
Kentang adalah makanan yang murah dengan sumber nutrisi melimpah asal tidak dikupas atau digoreng. Kentang ukuran sedang memasok kalium 25% dan vitamin C 75% dari asupan harian yang direkomendasikan.

7. Rosemary

Foto: Getty Images
Daerah Zona Biru bagian Mediterania sering menggunakan herba seperti rosmary, sage, dan marjoram untuk menambah rasa pada hidangannya. Rosemary sendiri dikenal dapat meningkatkan fungsi otak dan sirkulasi darah serta menjaga tetap terlihat muda.

8. Jamur Shiitake

Foto: Getty Images
Manfaat kesehatan dari jamur shiitake telah dikenal dalam budaya Asia Timur selama berabad-abad. The American Cancer Society juga mengakui bahwa shiitake terbukti mengurangi tumor pada hewan.

Jamur ini juga mengandung senyawa lentinan, polisakarida anti-tumor yang dapat merangsang produksi sel darah putih pada manusia.

9. Tofu

Foto: Getty Images
Tofu dapat disebut protein yang lengkap karena mengandung semua asam amino esensial. Tofu juga alternatif lebih sehat dari produk hewani karena rendah lemak jenuh dan kolesterol.

Amerika Serikat Food and Drug Administration menyatakan, makan 25g protein kedelai per hari dapat meningkatkan kesehatan jantung. Kandungan estrogen dalam kedelai ini juga bermanfaat untuk kesehatan tulang pada wanita pasca-menopause.
Halaman 2 dari 6
(adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads