Konsumsi Rutin Brokoli, Bawang dan Tomat Berkhasiat Cegah Kanker

Konsumsi Rutin Brokoli, Bawang dan Tomat Berkhasiat Cegah Kanker

Annisa Trimirasti - detikFood
Senin, 24 Okt 2016 19:05 WIB
Konsumsi Rutin Brokoli, Bawang dan Tomat Berkhasiat Cegah Kanker
Jakarta - Kanker menjadi penyakit mematikan di dunia. Pencegahan bisa dilakukan sejak dini dengan konsumsi sayuran segar bernutrisi hebat.

Sampai saat ini belum ada cara paling jitu sembuhkan kanker. Namun penelitian menunjukkan beragam buah berry dan brokoli merupakan sayur dan buah-buahan yang dapat cegah kanker.

Inilah 6 jenis makanan yang disebut-sebut bernutrisi hebat dan berfungsi sebagai antikanker, seperti dilansir dari eatingwell.com (6/15).

1. Beragam buah berry

Foto: iStock
Berry mengandung asam ellagic dan vitamin C, senyawa penghalang banyak tumor temasuk tumor saluran pencernaan. Studi dari Georgetown University School of Medicine berkesperimen pada raspberry hitam dan tikus dengan kanker payudara. Hasilnya tumor mengecil 70% dalam 6 bulan.

Penelitian lain pada manusia yang makan bubuk blueberry setiap hari selama 6 minggu juga menunjukkan kenaikan komponen sistem kekebalan tubuh untuk perangi kanker. Campurkan buah berry dalam salad atau campurkan ke dalam yogurt.

2. Sayuran cruciferous

Foto: iStock
Senyawa antikanker ditemukan pada brokoli. Keluarga crucifers lain adalah kubis, kembang kol, dan kale. Studi menunjukkan sulforaphane, senyawa di brokoli, membuat sel lebih tahan terhadap karsinogen. Annals of Oncology (2013) juga menemukan terjadi penurunan risiko kanker usus besar hingga 18% pada orang yang makan banyak crucifers.

Coba tumis brokoli dan bawang putih dengan minyak zaitun atau tambahkan ke dalam jus sayuran dan buah.

3. Polong-polongan

Foto: Getty Images
Kacang polong kaya serat dan protein, yang memberi rasa kenyang namun berkalori rendah. Kandungan seratnya memberi makan bakteri sehat di dalam usus dan minimalkan risiko kanker.

Studi Loma Linda University menyebutkan risiko kanker usus turun 33% pada orang yang makan kacang polong setidaknya 3 kali seminggu.

4. Sayuran warna merah

Foto: Getty Images
Sayuran warna merah dan pink mendapatkan warnanya dari lycopene. Seperti pada tomat, jeruk, pepaya dan semangka terbukti cegah kanker prostat dan kolorektal pada hewan. Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention menyebutkan risiko kanker prostat pada pria yang makan 10 porsi tomat seminggu turun 18%. Saus tomat bahkan lebih mudah membuat darah dipenuhi dengan lycopene.

5. Sayuran Allium

Foto: Independent/Thinkstock
Sayuran allium termasuk bawang merah, putih dan daun bawang. Jurnal Cancer Prevention Research menyimpulkan bawang merah dan putih ampuh lawan kanker terutama kanker pencernaan.

Tambahkan daun bawang dalam orak-arik telur atau memarkan bawang putih dan garam bersama-sama untuk buat saus vinaigrette.

6. Kacang

Foto: iStock
New England Journal of Medicine (2013) menemukan orang yang makan 50 gram kacang setidaknya 5 kali seminggu berisiko lebih kecil meninggal akibat kanker apapun.

Senyawa pada kacang seperti resveratrol, ellagitannins, asam anakardat dan asam lemak omega 3 dan 6 perlambat perkembangan kanker. Coba tambahkan almond dalam smoothies, salad atau kue.
Halaman 2 dari 7
(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads