Apa Benar Wanita yang Sering Minum Soft Drink Kesuburannya Berkurang?

Apa Benar Wanita yang Sering Minum Soft Drink Kesuburannya Berkurang?

Sonia Permata - detikFood
Kamis, 20 Okt 2016 17:06 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Soft drink dianggap sebagai pemicu obesitas. Kecuali itu, terus menerus minum minuman ini juga berisiko kuranganya kesuburan wanita.

Selain rasanya yang enak dan menyegarkan, banyak minuman ringan yang mengandung karbonasi dalam jumlah tinggi. Minuman berkarbonasi merupakan proses dari karbon dioksida (CO2) yang dimasukkan ke dalam cairan dengan tekanan tinggi, sehingga menghasilkan gelembung dengan rasa mengigit yang khas.

Selain berdampak buruk bagi kesehatan. Seperti memicu penyakit diabetes hingga ginjal. Ternyata banyak studi yang menemukan bahwa minuman berkarbonasi dapat mempengaruhi tingkat kesuburan wanita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Benar Wanita yang Sering Minum <i>Soft Drink</i> Kesuburannya Berkurang?Foto: Getty Images

Dikutip dari delish.com (17/10/16), sebuah penelitian dari Universitas Federal Sao Paulo menyatakan bahwa wanita yang mengonsumsi minuman mengandung karbonasi secara rutin peluang mereka untuk hamil menjadi turun.

Untuk penelitian itu telah diwawancarai 524 wanita yang tengah menjalani program bayi tabung, lapor The Telegraph (17/10/16). Tujuannya mencari tahu makanan dan minuman yang mereka konsumsi.

Hasilnya, menunjukkan adanya kolerasi antara pemanis rendah kalori, seperti sakarin dan sucralose, dengan tingkat kesuburan.

Sedangkan penggunaan pemanis buatan dalam minuman ringan dan kopi, tidak memiliki hubungan dengan tingkat kesuburan. Tetapi berkaitan dengan sel indung telur dan embrio yang lemah.

Apa Benar Wanita yang Sering Minum <i>Soft Drink</i> Kesuburannya Berkurang?Foto: Getty Images

Namun, beberapa ahli masih mempertanyakan tentang temuan ini karena kurangnya informasi data pasien sebagai objek penelitian. Profesor Adam Balen, Ketua British Fertility Society, mengatakan bahwa temuan ini harus ditanggapi dengan serius.

"Ini merupakan studi yang sangat menarik. Penggunaan pemanis buatan dalam minuman ringan seperti kopi mungkin memiliki efek yang
signifikan pada kualitas dan kesuburan telur wanita. Bisa berdampak lebih lanjut pada kemungkinan terjadinya pembuahan," tutur Profesor Adam.

Penelitian ini dipublikasikan beberapa bulan setelah para peneliti di University of Syndey menemukan bahwa minuman ringan dengan label 'diet' dapat memiliki dampak negatif pada metabolisme tubuh.

(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads