Gula Darah Cenderung Tinggi? Perbanyak Konsumsi Makanan Ini

Annisa Trimirasti - detikFood Senin, 15 Agu 2016 09:30 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Jika gula darah sedikit di atas normal, saatnya Anda berhati-hati jaga asupan makanan. Perbanyak konsumsi makanan sehat.

Prediabetes terjadi saat kadar gula darah lebih tinggi dari normal, tapi tidak setinggi pengidap diabetes. Menurunkan berat badan dan olahraga adalah cara paling efektif untuk mencegah diabetes.

Namun, sebaiknya mulailah menjaga pola makan sehat. Dirangkum dari healthline.com (22/4/16) dan berbagai sumber, makanan ini baik dikonsumsi untuk turunkan kadar gula darah.

1. Kayu Manis

Baik kayumanis maupun ekstraknya efektif menurunkan gula darah dan menurunkan risiko diabetes berkembang menjadi diabetes tipe 2. Kayumanis juga menurunkan total kolesterol, trigliserida, dan kolesterol buruk (LDL) saat menaikkan kolesterol baik (HDL)

Namun, ada beberapa jenis kayumanis yang kurang baik. Seperti kayumanis Saigon kaya akan coumarin, bahan alami yang berpotensi merusak hati. Jenis kayumanis Ceylon lebih aman. Sebaiknya cermat dalam memilih sebelum mengonsumsi.

2. Klabet (fenugreek)
Berbentuk bijian kecil. Banyak dipakai dalam sakan Sumatra dan digunakan dalam obat-obatan herbal dan suplemen ibu menyusui.
Klabet dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 1 dan 2 serta efektif memperlambat pencernaan karbohidrat, kaya vitamin, mineral dan antioksidan. Klabet bisa dikonsumsi sebagai pil, teh atau bumbu makanan.

3. Bawang Putih

Bawang putih telah terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dan dapat menurunkan gula darah. Ekstrak bawang putih menaikkan jumlah insulin tersedia pada penderita diabetes. Bawang merah dan juga punya efek positif pada gula darah.

4. Alpukat dan Kacang-kacangan
Asam lemak tunggal tak jenuh (MUFAs) adalah komponen penting untuk menurunkan gula darah yang dapat ditemukan pada alpukat, kacang, biji-bijian, buah zaitun, flaxseed dan minyak zaitun. Alpukat telah terbukti menurunkan risiko sekelompok penyakit termasuk diabetes.

MUFAs dapat menjaga gula darah normal, menurunkan resistensi insulin. Memberikan rasa puas setelah makan dan memberi efek menyehatkan pada tekanan darah dan peradangan.

5. Blueberry


Antrosianin adalah nutrisi yang ditemukan di tanaman warna warni terutama di sayuran dan buah. Blueberry punya sumber antrosianin tertinggi, serat larut, dan banyak nutrien penting untuk kesehatan.

Sebuah studi melaporkan penderita diabetes gemuk mengonsumsi bluberry setiap hari dalam 6 minggu dan kepekaan insulinnya meningkat. Blueberry juga mempengaruhi kadar gula darah setelah makan dengan menghambat enzim pencernaan tertentu sehingga pencernaan lebih lambat dan cegah lonjakan gula darah.

6. Cuka
Cuka sari apel (apple cider vinegar) telah populer menjadi makanan sehat. Asam asetat dalam cuka mengurangi enzim tertentu dalam perut.

Meminum campuran cuka sari apel dan air sebelum makan dapat membantu menaikkan kepekaan insulin dan mengurangi lonjakan gula darah setelah makan karbohidrat bagi penderita diabetes.

7. Kopi


Minum secangkir kopi sehari dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 lebih dari 10%. Tambahan sejumput kayumanis dalam kopi di pagi hari bisa jadi solusi yang baik.

(adr/odi)