Sebuah akun Instagram baru memaparkan kalori berbagai produk makanan dan minuman. Logo makanan itu diganti dengan jejeran angka yang mengindikasikan jumlah kalorinya.
Hadir sejak 3 Juni lalu, akun @caloriebrands telah menarik 61.400 pengikut. Calorie Brands menunjukkan foto produk beserta kalori dengan latar warna-warni. Meski nama produk dihapus, tapi masyarakat tahu betul kemasan-kemasan yang ditampilkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Selanjutnya Calorie Brands juga menampilkan kalori Pringles, Oreo, Snickers, Lay's hingga Vegemite. Selai pun muncul di sini. Nutella dengan 4.520 kalori dan Skippy sebesar 4.704 kalori per botolnya.
![]() |
Restoran dan kafe besar seperti Domino's, McDonald's, KFC, Dunkin' Donuts hingga Starbucks tak ketinggalan dari pantauan Calorie Brands. French Fries McDonald's disebut mengandung 515 kalori, Pizza Domino's 1.680 kalori, Satu bucket KFC 1.440 kalori dan Frappuccino Starbucks 420 kalori.
![]() |
Pemilik akun sendiri masih anonim. Tapi Calorie Brands menyebut dalam bio bahwa mereka ingin kemasan produk menampilkan kalori dengan tulisan besar. Mereka menulis: 'This is how brands should look like to help you achieve your summer body goals.'
Akan tetapi tidak semua orang yakin dengan nilai yang ditampilkan Calorie Brands. Sarah Flower, ahli gizi di Inggris, mengatakan bahwa masyarakat harus tetap skeptis akan klaim kalori dari akun itu.
"Perbandingan cepat menggunakan online Sainsbury untuk mengecek label produk dan tampaknya ada beberapa perbedaan. Saus tomat Heinz di Instagram disebut 760 kalori dengan tampilan seperti botol 700 gr, tapi produknya menyatakan 714 kalori (102 per 100 gr)," jelas Sarah, seperti dilansir dari Daily Mail (10/06).
![]() |
Ia juga menyebut meski angkanya bisa membuat orang terkejut tapi tidak benar-benar berarti bagi banyak orang.
"Kalori hanyalah angka dan orang-orang mengestimasi berlebih berapa banyak kalori yang terbakar dengan olahraga atau aktivitas lainnya," pungkas Sarah. (msa/odi)





KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN