Makan dengan duduk bersila di lantai merupakan salah satu contoh cara makan kuno yag baik untuk pencernaan. Demikian juga kebiasaan saparan di pagi hari. Beberapa cara kuno ini juga masih dilakukan bangsa Asia hingga kini.
5.Memasak dengan peralatan gerabah
Dulunya, gerabah digunakan untuk memasak makanan, karena mereka tidak kenal plastik, baja, dan aluminium
Memasak dengan menggunakan gerabah dapat menambhkan kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, sulfur, dan beberapa mineral lainnya untuk makanan.
Gerabah juga mengandung alkaline alami dari tanah liat. Penyakit mematikan seperti kanker tidak bisa berkembang dengan lingkungan mengandung alkalin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Rujuta Diwekar merekomendasikan makanan sebaiknya dipersiapkan 4 jam sebelum dimakan untuk mendapatkan manfaat gizi maksimal.
Pada zaman kuno, ketika belum ada makanan siap santap dan beku, sangat sedikit penyakit. Makanan akan mulai kehilangan nutrisi saat dimasak. Makan makanan sesegar mungkin. Memasak makanan sekaligus untuk 3 kali waktu makan sangat tidak dianjurkan.
7. Makan malam lebih awal
Pada zaman Romawi kuno, makan malam disebut "cena" yang merupakan makanan utama. Makanan tersebut dinikmati pada sore hari atau saat matahari terbenam.
Alasannya karena sebelumnya Anda sudah makan. Tubuh akan perlu banya waktu mencerna makanan sebelum Anda tidur. Makan terlalu malam bisa membuat lemak bertumpuk dan sulit tidur.
![]() |
Beberapa orang mengklaim bahwa mereka tidak bisa makan tanpa sendok. Tetapi, Shastra kuno menganjurkan makan dengan tangan yang sudah dicuci bersih pada saat sebelum dan sesudah makan.
Menurut Ayurveda ketika menaruh makanan di mulut melalui tangan, lima jari bersama-sama dapat mengaktifkan organ sensorik yang terus prana dalam keseimbangan.
Hal ini juga meningkatkan pencernaan karena ketika tangan menyentuh makanan, otak akan mengirimkan sinyal ke tubuh untuk melepaskan cairan pencernaan. Alasan tersebutlah yang mungkin makanan terasa lebih enak jika dimakan dengan tangan.
Menurut Lukas Coutinho, ahli gizi holistik, penulis dan latihan fisiolog,"Makan dengan jari-jari dapat membantu pikiran terhubungan dengan mekanan lebih baik. Selain itu, anda juga akan cenderung makan lebih sedikit.
Makanan akan terasa lebih enak jika dimakan dengan cara yang higenis. Konsumsi makanan dengan tangan, menurut tradisi India kuno dapat membuat makanan lebih nikmat, penting untuk pencernaan, dan penyerapan nutrisi lebih baik. (lus/odi)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN