Benarkah Sarapan Orang Jepang Paling Sehat?

Benarkah Sarapan Orang Jepang Paling Sehat?

Ellia Avrizella Quenda - detikFood
Jumat, 27 Mei 2016 06:50 WIB
Foto: gettyimage
Jakarta - Sarapan merupakan waktu makan terpenting. Karenanya orang Jepang menyiapkan sarapan dengan cermat dan bernutrisi.

KIni orang Amerika dan banyak orang di dunia sedang gandrung dengan sarpan 'overnight oat', racikan sereal yang diinapkan semalam sehingga lebih bernutrisi. Berbeda dengan Jepang yang memilih menu sarapan sederhana dibandingkan dengan orang Amerika.

Seperti dilansir thedailymeal (23/05), masyarakat Jepang memilih hidangan nasi putih (hakumai) atau beras merah (Genmai) untuk diolah dengan cara dikukus. Nasi (gohan) merupakan sumber karbohidrat utama untuk sarapan Jepang, dan bisa pula diganti dengan bubur nasi (Okayu). Okayu dapat dikonsumsi oleh orang dewasa maupun bayi sekaligus.

Hidangan ini sering dipadukan dengan acar plum acar dan daun shiso (umeboshi) atau sayuran (tsukemono). Sarapan yang kaya akan karbohidrat memiliki cita rasa asin dan diberi topping rumput laut atau seafood (tsukudani), atau disajikan kering dengan serutan bonito (katsuobushi).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tubuh sangat membutuhkan protein setelah tidur di malam hari. Karenanya orang Jepang memenuhi kandungan proteindengan rutin mengonsumsi ikan, telur, dan kacang-kacangan. Ikan (yakizakana) biasanya dibakar dan dibumbui sedikit garam. Dengan memilih ikan tangkapan segar di pasar, masyarakat Jepang dapat memastikan bahwa sarapannya kaya akan protein murni serta berkualitas tinggi untuk jantung.

Sumber protein tinggi lainnya adalah tamagoyaki, omelet telur yang terdiri dari lapisan telur yang tipis, digulung dan diiris. Fermentasi kacang kedelai (natto) dan sup miso (miso shiru) adalah cara populer untuk menikmati sarapan penuh nutrisi di pagi hari.

Sarapan tradisional Jepang ini mirip dengan makan siang Amerika atau santapan pembuka saat makan malam. Sarpan nasi Jepang sering disajikan dengan rumput laut yang telah dikeringkan (ajitsuke nori) dan salad segar atau lauk nabati lainnya (kobachi). (odi/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads