Ini Dia 10 Tren Nutrisi Tahun 2016 Menurut Ahli Gizi Amerika (2)

Ini Dia 10 Tren Nutrisi Tahun 2016 Menurut Ahli Gizi Amerika (2)

Maya Safira - detikFood
Selasa, 24 Mei 2016 10:00 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Sesuai gaya hidup tren pola makan terus berubah. Dairy Council of California mengumpulkan info tren makanan terbaru tahun 2016.

Ahli gizi yang bergabung dalam Dairy Council of California mengidentifikasi tren nutrisi tahun ini. Termasuk gerakan keberlanjutan dan perubahan saluran informasi untuk menyampaikan edukasi gizi.

6. Gerakan berkelanjutan melampaui praktek produksi

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Konsumen semakin peduli terhadap lingkungan dan ingin membuat perubahan secara individual. Upaya meningkatkan keberlanjutan praktek produksi makanan telah meluas. Termasuk mengurangi limbah, meminimalkan penggunaan air dan memakai bahan pengemas yang dapat didaur ulang atau biodegradable.

7. Holistik
Holistik, pendekatan berbasis masyarakat diadopsi untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Sebuah definisi lebih luas dari kesehatan yang mencakup gizi baik, pengurangan stres, dan peningkatan kesehatan mental, dianut banyak pihak. Banyak yang percaya pendekatan ini akan memicu perubahan perilaku jangka panjang dan berkelanjutan.

8. Perubahan saluran edukasi gizi


Saluran untuk menyampaikan intervensi edukasi gizi mengalami perubahan. Program edukasi dalam mengajarkan kebiasaan makan sehat melebihi penggunaan kertas dan pulpen. Konsumen yang tidak punya banyak waktu mengharapkan informasi tersedia kapan dan dimana saja ketika mereka butuhkan. Informasipun dikemas dalam rangkuman yang mudah dipahami.

9. Lebih banyak program kesehatan terkait status sosial ekonomi
Lebih banyak pihak mengimplementasikan program mengenai disparitas kesehatan berkaitan dengan status sosial ekonomi konsumen. Disparitas kesehatan ini terus meningkat dalam beberapa dekade. Contohnya obesitas, diabetes tipe 2, kelainan lipid dan masalah kesehatan mental.

10. Konsumen membuat jalur gizi sendiri


Tumbuhnya ketidakpercayaan akan sains, pemerintah dan industri makanan membuat konsumen membangun jalur gizinya sendiri. Keluarga, teman, blogger, situs, selebriti dan orang yang mengaku ahli nutrisi telah menjadi sumber informasi gizi. Ketidakpercayaan rekomendasi pola makan berbasis dari pemerintah memicu konsumen mengabaikan sains dan riset dibalik rekomendasi gizi. Konsumen perlu diingatkan akan pentingnya proses ilmiah.

(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads