Tiap tahun Dairy Council of California mengeluarkan tren nutrisi teratas yang diidentifikasi 12 ahli gizi terdaftar. Diantaranya ada yang baru, namun terdapat pula tren yang sudah tidak mengejutkan lagi. Berikut beberapa tren yang dilansir dari The Anson Record (21/05).
1. Pola makan berbasis tanaman
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Pola makan berbasis nabati tengah meningkat. Sebab sebelumnya banyak dipromosikan karena manfaat kesehatannya dan mulai diikuti sejumlah kecil konsumen. Kini popularitas pola ini kian berkembang karena faktor melebihi kesehatan. Seperti biaya, kesejahteraan hewan dan masalah lingkungan.
2. Pilihan makanan tidak hanya terkait rasa
Pilihan makanan semakin didorong hal diluar rasa, biaya dan gizi. Nilai pribadi tentang makanan berkaitan dengan hal lebih jauh seperti kesejahteraan hewan, masalah kelaparan hewan, dan lingkungan yang memicu pilihan makanan. Banyak konsumen percaya bahwa apa yang mereka makan adalah refleksi diri mereka.
3. Persepsi akan nutrisi "negatif" berubah
Persepsi dan rekomendasi di sekitar nutrisi "negatif" berubah. Sebab peneliti mengumpulkan efek bagi kesehatan dari kolesterol, lemak, lemak jenuh, sodium dan gula. Dalam beberapa kasus bertentangan dengan teori tradisional, membuat rekomendasi secara perlahan berubah.
4. Semakin tinggi konsumsi protein
![]() |
Protein semakin menjadi nutrisi yang paling dicari. Karena manfaatnya yang makin bertambah bagi kesehetan. Mulai dari pembangun otot, pengatur berat badan, kontrol gula darah, maupun kesehatan tulang.
5. Mengemil meningkat di semua demografi
![]() |
Statistik menunjukkan ngemil semakin meningkat di semua kalangan. Sebanyak 91 persen orang dewasa ngemil setidaknya sekali sehari. Jumlahnya bahkan lebih tinggi pada kelompok usia tertentu, dimana banyak dewasa muda ngemil setidaknya empat kali sehari. (adr/odi)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN