Benarkah Konsumsi Wine, Cokelat dan Keju Bisa Turunkan Berat Badan?

Fran Sisca - detikFood Rabu, 13 Apr 2016 10:20 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat berdiet umumnya orang akan menghindari konsumsi cokelat, keju atau wine. Padahal menurut riset makan tersebut justru bisa menurunkan berat badan.

Dikutip dari telegraph.co.uk (11/04), seorang ilmuwan terkenal mengatakan bahwa konsumsi cokelat, keju dan wine dapat membantu kita menumbuhkan bakteri baik dalam usus yang akan membantu tubuh tetap langsing.

Professor Tim Spector yang berbicara di Oxford Literary Festival, mengatakan bahwa rahasia sukses diet adalah konsumsi berbagai macam makanan.

Foto: Thinkstock

Mikroba dalam usus selalu berkembang sesuai dengan makanan yang masuk. Makin beragam makanan yang kita makan akan makin banyak varian mikroba yang dapat membuat kita lebih sehat.

Menurutnya keju, wine dan cokelat baik untuk bakteri sehat dalam usus. Tetapi makanan berlemak, junk food yang manis justru memusnahkan bakteri baik dalam usus.

Para ilmuwan yakin bahwa perubahan komunitas mikroba usus atau microbiome bertanggungjawab pada epidemi obesitas.

Usus manusia mengandung sekitar 3.500 spesies mikroba yang berbeda. Namun, dengan peningkatan konsumsi makanan olahan dan penggunaan antibiotik berlebihan dapat membuat spesies mikroba menurun.

“Pada zaman dulu, nenek moyang kita dapat mengonsumsi 150 jenis makanan dalam seminggu. Namun saat ini orang hanya dapat mengonsumsi kurang dari 20 jenis makanan berbeda,” jelas Spector.

Foto: Thinkstock

Pada tahun lalu, Spector melibatkan anaknya, Tom (23 tahun) dalam studi mahasiswa genetika muda yang mengonsumsi hanya fast food saja selama 10 hari.

Hasilnya, konsumsi junk food dapat membunuh bakteri perut yang melindungi dari gangguang kesehatan. Seperti obesitas, diabetes, kanker, penyakit jantung, dan kondisi peradangan usus.

(lus/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com