Benarkah Konsumsi Makanan Pedas Sebabkan Mimpi Buruk?

Benarkah Konsumsi Makanan Pedas Sebabkan Mimpi Buruk?

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Selasa, 12 Apr 2016 13:53 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Mimpi rupanya bukan sekadar bunga tidur. Peneliti menemukan beberapa orang yang mengonsumsi makanan pedas mengalami mimpi buruk di malam hari.

Beberapa orang melaporkan alam bawah sadar mereka nampak lebih nyata setelah makan pedas. Emmanuel Mignot selaku Direktur Center for Sleep Sciences and Medicine di Universitas Stanford, Amerika Serikat pun menjelaskan bagaimana mengonsumsi makanan pedas saat makan malam memicu mimpi buruk.

Dikutip dari Wall Street Journal (11/04), Dr. Mignot menjelaskan mimpi memiliki dua fungsi. Salah satunya adalah untuk mengistirahatkan bagian paling pirimitif dari otak. "Saat Anda tidur, pada dasarnya Anda berada dalam kondisi santai dan lumpuh sehingga bagian bawah otak Anda hampir dimatikan."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, "Ketika kondisi itu terjadi, tujuan kedua dari mimpi terjadi di korteks yang berperan mengatur fungsi eksekutif nalar tingkat tinggi lalu beralih ke overdrive."



Menurut Dr. Mignot, mimpi merangsang otak seseorang dengan cara acak sehingga menimbulkan koneksi tak terduga yang mungkin secara logis tidak bisa dicapai seseorang saat dalam kondisi terjaga. "Inilah bagian yang membuat manusia lebih cerdas dan kreatif dari spesies lain," jelasnya.

Jika seseorang mengingat mimpi dengan jelas, ini menandakan kualitas tidur orang tersebut rendah. "Mereka sering terbangun sehingga mimpinya terfragmentasi. Kondisi inilah yang memungkinkan mereka mengingat mimpi," tutur Dr. Mignot. Sebaliknya, tidur berkualitas ditandai dengan rasa nyenyak sehingga seseorang tidak bisa mengingat mimpinya.

Mengenai mimpi dan makanan, para ilmuwan perilaku dan psikiater tidak menemukan adanya makanan yang terbukti bisa meningkatkan kejelasan mimpi. Namun beberapa penelitian menunjukkan dengan mengonsumsi protein tertentu seperti kalkun, seseorang akan memiliki lebih banyak mimpi. Beberapa asam amino juga meningkatkan jumlah tidur Rapid Eye Movement (REM) yaitu fase dimana mimpi biasanya terjadi.

Soal makanan pedas bisa memicu mimpi buruk atau mimpi aneh, Dr. Mignot mengatakan tidak ada penelitian yang membuktikan hal itu. Namun ia mencatat konsumsi makanan pedas seperti chicken tikka atau sriracha mungkin bisa jadi penyebab mimpi buruk pada sebagian orang.



"Makanan pedas meningkatkan suhu tubuh Anda sehingga membuat kualitas tidur menurun. Akibatnya, Anda mungkin mengalami mimpi dengan lebih sadar," ujar Dr. Mignot. Ia menekankan kondisi ini bukan berarti membuat seseorang bisa melihat mimpi lebih jelas atau mengalami mimpi buruk lebih sering. "Namun dengan mengalami mimpi secara jelas, Anda mungkin merasa seperti pernah mengalami hal yang sama," tuturnya.

Ditinjau dari sisi biologis, banyak jenis makanan (tidak hanya pedas) berdampak pada mimpi karena cara kerja usus dan sistem pencernaan begitu kompleks. "Asam amino pada makanan, misalnya, bisa dimetabolisme dalam tubuh menjadi senyawa kimia aktif di otak seperti serotonin dan dopamin," ujar seorang profesor ilmu tidur. Asam amino juga bisa meningkatkan kecemasan atau kesenangan yang pada akhirnya bisa mempengaruhi mimpi seseorang.

Bagi orang-orang yang sering terbangun karena mimpi buruk atau aneh, Dr. Mignot merekomendasikan untuk memperhatikan asupan makanan pada hari tersebut. Ini dilakukan untuk melihat adakah makanan tertentu yang mungkin memicu mimpi buruk atau siklus tidur lebih pendek.

Dr. Mignot mengatakan dirinya punya pasien narkolepsi yang terkadang membuat jurnal makanan harian untuk mengetahui apakah makanan tertentu memunculkan mimpi buruk. "Tapi saya menemukan porsi makan jauh lebih penting," jelasnya.

Ketika ditanya mengenai makanan yang bisa membuat mimpi menyenangkan, Dr. Mignot berkata ragu. "Sayangnya tidak ada makanan yang saya tahu bisa membuat mimpi lebih jelas atau menyenangkan," pungkasnya.

(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads