Kalau Ingin Punya Kulit Cerah dan Mulus, Jangan Malas Makan Sayuran

Kalau Ingin Punya Kulit Cerah dan Mulus, Jangan Malas Makan Sayuran

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Senin, 28 Mar 2016 14:16 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak orang enggan mengonsumsi sayur karena rasanya​ hambar.​ Padahal makan sayur secara rutin amat bermanfaat bagi kesehatan.

Health (08/03) melaporkan konsumsi sayur masyarakat Amerika Serikat menurun dalam 5 tahun terakhir. Setengah dari mereka makan kurang dari 1,5 cangkir sayur per hari. Sedangkan 87% diantaranya mengonsumsi sayur kurang dari jumlah yang direkomendasikan yaitu 2-3 cangkir per hari.

Ahli gizi Cynthia Sass mengungkap pentingnya konsumsi sayur secara rutin. Disamping baik bagi sistem pencernaan, makan sayur juga membuat seseorang tampil lebih segar dan atraktif. Berikut manfaat makan sayur lainnya yang diungkap Cynthia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Membuat seseorang lebih atraktif
Kulit bersinar alami bisa didapat dari rajin makan sayur. Peneliti di Universitas Nottingham menemukan seseorang yang rutin makan sayur dianggap lebih menarik dibanding yang tidak. Penelitian lain dari Universitas St. Andrews menyimpulkan seseorang yang makan 3 porsi tambahan sayur selama 6 minggu dinilai lebih atraktif dibanding orang yang asupan sayurnya rendah. Semua ini sehubungan dengan manfaat sayur yang mampu mengubah pigmen kulit dan meningkatkan sirkulasi sehingga lebih banyak darah mengalir ke permukaan kulit.

2. Bantu turunkan berat badan tanpa diet



Tak perlu susah payah membatasi asupan makanan harian untuk turunkan berat badan. Berbagai penelitian menunjukkan seseorang yang tiap hari makan sayur kemungkinan berat badannya lebih rendah. Salah satu studi di American Journal of Clinical Nutrition menemukan selama lebih dari 5 tahun, baik pria maupun wanita yang makan banyak sayur dan sedikit makan daging atau ikan, mengalami kenaikan berat badan paling sedikit. Peneliti menghubungkan hal ini dengan kandungan antioksidan dan serat dalam sayur. Fakta lain menunjukkan, kalori lebih mudah terbakar setelah seseorang makan sayur.

Alasan lain ialah sayur bisa dimakan lebih banyak tanpa meningkatkan jumlah kalori harian. Sebagai contoh, 2 cangkir bayam mengandung kurang dari 15 kalori. Jumlah ini 200 kalori lebih sedikit dibanding secangkir nasi. Jadi akan lebih baik bila seseorang mengasup lebih banyak sayur dan makan karbohidrat dalam jumlah sedikit.

3. Cegah sembelit
Gangguan pencernaan dapat diatasi dengan mengonsumsi sayur. Serat alami didalamnya bisa bantu memperkuat otot gastrointestinal, mirip olahraga untuk sistem pencernaan. Serat juga mendorong sisa kotoran dalam usus keluar lebih cepat. Hal ini sekaligus menghindarkan seseorang dari buncit akibat sembelit.

4. Bantu maksimalkan manfaat olahraga



Para atlet rajin makan sayur untuk meningkatkan performa mereka. Beberapa jenis sayur terbukti bisa meningkatkan daya tahan seseorang sekaligus mendukung proses pemulihan pasca olahraga. Studi dalam Journal of Applied Physiology menemukan rutin minum sekitar 473 ml jus bit organik selama 6 hari membuat durasi bersepeda pria 16% lebih lama dibanding ketika mereka diberi minuman plasebo.

Sementara itu jus tomat yang dibuat hanya dari tomat saja bisa mengurangi stress akibat olahraga hingga 84%. Ada juga watercress, sayuran hijau mint dari keluarga mustard yang bantu atasi nyeri setelah olahraga.

5. Tingkatkan kebahagiaan
Salah satu penelitian di New Zealand menemukan seseorang yang banyak makan sayur merasa lebih berenergi, tenang, dan bahagia. Efek positif ini rupanya bertahan di hari-hari setelahnya. Studi lain dalam jurnal Social Indicators Research mengungkap kesehatan mental seseorang yang banyak makan sayur terbukti lebih baik.

6. Turunkan risiko penyakit kronis



Berbagai penyakit kronis seperti jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker bisa ditangkal dengan rajin makan sayur. Salah satu penelitian menunjukkan hanya dengan menambah 1 porsi sayuran hijau per hari mampu turunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 14%.

7. Tingkatkan energi
Letih, lemas, dan lesu kerap dialami banyak orang. Masalah ini bisa diatasi dengan mengganti konsumsi makanan olahan dan karbohidrat olahan dengan sayur. Kandungan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan dalam sayur bantu perbaiki sirkulasi, imunitas, mood, kesehatan pencernaan, gula darah, hingga pengaturan insulin. Semua ini berhubungan dengan kondisi tubuh yang berenergi.

(adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads