Sebelum Dimakan Isinya, Baca Dulu Info Nutrisi Pada Kemasan Makanan

Lusiana Mustinda - detikFood Jumat, 11 Mar 2016 14:16 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat ​akan ​m​inum​ susu atau m​akan cokelat​, apakah Anda m​embaca info nutrisi pada kemasan? Info yang ditulis pada label ini merupakan hal penting yang harus Anda pahami sebelum mengonsumsi makanannya. ​

Hampir semua label makanan kemasan menyertakan informasi nilai gizi (ING). Akan tetapi banyak juga yang tidak memperhatikan kandungan ​nutrisi ​dari makanan atau minuman yang dikonsumsi. Padahal ada banyak manfaat yang​ bisa​ dapatkan jika membaca ING pada kemasan.

Membaca label sangat penting, terutama pada bagian informasi nilai gizi​.​ Agar tak kebingungan membacanya, berikut ini adalah bagian informasi gizi yang harus Anda perhatikan.

Foto: Thinkstock

1. Takaran saji dan jumlah sajian per kemasan
Cek takaran saji pada produk pangan. Informasi yang ada di ING adalah berdasarkan satu takaran saji. Dalam satu kemasan bisa saja ditujukan untuk lebih dari satu sajian. Jadi apabila Anda mengonsumsi beberapa saji, Anda menambah jumlah asupan kalori dan zat gizi lainnya. Dua sajian sama dengan zat gizi dikali dua.

Dalam bagian kolom ini juga tertera jumlah sajian per kemasan. Jika kemasannya kecil biasanya hanya satu kali saji, tapi jika kemasan besar dalam satu bungkusnya bisa hingga sampai 10 kali sajian.



2. Energi
Energi yang tertera pada kemasan bisa Anda perhatikan terutama jika sedang berdiet. Energi total menggambarkan jumlah kalori yang Anda dapat dalam mengonsumsi satu sajian per kemasan.

Apabila Anda mengonsumsi lebih banyak energi daripada yang Anda bakar tentu akan alami kenaikan berat badan. Akan tetapi jika lebih sedikit justru akan menurunkan berat badan.



3. Zat gizi
Untuk makanan yang mengklaim gizi dalam kemasannya biasanya wajib mencantumkan kandungan zat gizi. Zat gizi biasanya berisi lemak total, protein, karbohidrat total, natrium hingga kalium.

Batas konsumsi gula, garam dan lemak yang disarankan oleh Kementrian Kesehatan RI per orang per hari yaitu sebesar 50 gram gula (4 sendok makan), 2000 mg natrium ( 1 sendok teh) dan 67 mg lemak total (5 sendok makan).



4. Persen AKG
Selain zat gizi, Anda juga harus memperhatikan persentase angka kecukupan gizi. Persentase AKG ini merupakan angka kecukupan gizi dari jumlah zat gizi yang direkomendasikan untuk rakyat Indonesia.

Dalam kemasan makanan, biasanya tertera sesuai dengan persen AKG berdasarkan pada kebutuhan energi 2.000 Kkal. Dan kebutuhan energi Anda mungkin saja lebih tinggi ataupun lebih rendah.

(lus/odi)