Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Saat Membaca Label Makanan? (2)

Lusiana Mustinda - detikFood Rabu, 09 Mar 2016 11:17 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Teliti sebelum membeli jadi salah satu cara hidup sehat. Membaca label makanan wajib dilakukan agar memperoleh makanan yang aman.

Hampir setengah jumlah ibu di Indonesia ternyata kurang teliti dalam membaca label makanan kemasan. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan, karena ada beberapa kandungan nutrisu yang bisa saja tidak boleh dikonsumsi oleh anak dengan kondisi tertentu.

Inilah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membaca label produk makanan olahan.

6. Detail produsen atau importir



Setiap label harus menyebutkan nama dan alamat produsen atau importir.

7. Berat bersih
Saat membeli jangan lupa cek berat bersih produk atau berat tanpa memperhitungkan berat kemasannya.

8. Nomor izin edar



Pastikan produk pangan telah terdaftar di BPOM yaitu BPOM RI MD (produk dalam negeri) /ML (produk luar negeri) dan Dinkes untuk PIRT.

9. Logo-logo lainnya
Dalam setiap kemasan memiliki logo tertentu seperti halal, pangan organik hingga pangan iradiasi.

10. Peringatan dalam kemasan



Logo peringatan ini bisa berisi gambar babi yang artinya ada kandungan babi yang mungkin berasal dari daging, lemak, gelatin, kolagen hingga kolostrum.

Ada juga tulisan "Perhatikan! Tidak Cocok Untuk Bayi", peringatan ini biasanya tercantum pada produk susu kental manis (SKM) yang tidak dianjurkan pada bayi berusia 0-12 bulan.

Selain itu ada juga informasi peringatan alergen pada beberapa bahan makanan yang mengandung terigu, telur dan juga ikan. Akan tetapi pencantuman informasi ini masih voluntary.

(adr/odi)