βTak perlu suplemen mahal, bahan makanan sederhana seperti βkunyit, cokelat, buah beri, hingga sayuran hijau dapat membantu mencegah kepikunan dan meningkatkan kemampuanβ βotak.
1. Kunyit
Kunyit merupakan βsalah satu jenis rempah yang kerap digunakan sebagai bumbu masakan dari India, Tiongkok, dan Asia Tenggara. Kunyitβ mengandung curcumin, βsejenis antioksidan yang bisa memerangi inflamasi di dalam tubuh. Penelitian terbaru bahkan mengungkap jika kunyit dapat mempertajam daya ingat, karena biasanya orang yang mudah lupa βcenderung punyaβ gula darah tinggi.
ββ
Peneliti dari Taiwan menguji cara kerja memori dengan memberikan tes kepada
βpartisipan tanpa diabetes. Mereka memberi satu kapsul ekstrak kunyit. Sementara subyek lainnya diberikan kapsul ekstrak kayu manis. Enam jam kemudian para peneliti kembali memberikan tes kepada paβrtisipanβ.
βHasilnya, orang yang mengonsumsi ekstrak kunyit memiliki daya ingat yang lebih baik dibanding yang lainnya. βTerjadi peningkatan cara kerja memori sebanyak 10 persen.
Mβemang kunyit sangat bermanfaat,β ujar Mark Wahlqvist, MD, peneliti di Monash University, Australia.
Untuk menβdapatβ manfaat baik dari kunyit ini, βtambahkanβ 1ΒΌ sendok teh bubuk kunyit ke dalam masakan.
Β
2. Bayam
Beberapa jenis sayuran hijau sudah digolongkan ke daam superfood. Martha Clare Morris, ScD, seorang ahli epidemiologi yang meneliti penyakit Alzheimer menganalis manfaat sayuran hijau terhadap daya ingat.
Ia melakukan serangkaian penelitian yang memantau pola makan dan kecerdasan kognitif terhadap 954 orang dalam lima tahun. Hasilnya, Martha dan timnya menemukan jika orang yang mengonsumsi dua porsi sayuran hijau per hari, memiliki kemampuan otak yang sama dengan orang yang usianya 10 tahun lebih muda dari mereka. Dibandingkan dengan yang tak suka mengonsumsi sayuran hijau.
βNutrisiβ dalam sayuran hijau diketahui memberi proteksi agar daya ingat lebih panjang dan kandungan lutein, vitamin K, folate, dan beta karoten membantu meningkatkan fungsi otak. Karenanya mulailah rutin konsumsi sayuran hijau setiap harinya.
3. Cokelat
Cokelat dikenal kaya akan flavanol, senyawa antioksidan yang membantu memperlambat kepikunan akibat faktor usia.
βSβtudi di Columbia University, dilakukan penelitian selama tiga bulan terhadap partisipan yang berusia 50 hingga 69 tahun. Mereka dibagi ke dalam dua grup. Grup pertama mengonsumsi cokelat sebanyak 900 miligram per hari, dan grup kedua hanya mengonsumsi 10 miligram per hari.
Hasilnya, grup yang mengonsumsi cokelat dalam jumlah banyak dapat melalui tes memori dengan lebih baik.
Juga terjadi peningkatkan fungsi bagian dentate gyrus pada otak yang berperan dalam menyimpan memori.
Hal serupa terjadi dalam penelitian di Italia. Sempat dilakukan penelitian terhadap 90 orang lansia yang diminta mengonsumsi minuman cokelat. Para partisipan ini terbagi dalam tiga grup yang mengonsumsi cokelat kadar flavanol tinggi, sedang, dan rendah setiap hari selama 8β minggu. Setelah itu ketiga grup ini menunjukkan peningkatan fungsi kognitif ββmelalui tesβ. Merekaβ yang mengonsumsi flavanol dalam dosis tinggi menempati urutan teratas pada hasil tes.
Β
4. Buah beri
Buah beri juga berguna untuk βtβingkatkan kemampuan otak. βPeneltian pada hewan membuktikan buahβ beri βmengandung βsenyawa anthocyanin, flavanoid βyang βdapat meningkatkan kesehatan otak. βKβini penelitian dari National Institute of Mental Health juga menyarankan konsumsi blueberry karena diketahui memiliki fungsi serupa bagi otak manusia.
Dalam pβenelitian, para partisipan diminta mengonsumsi β450 - 600 mlβ jus blueberry setiap harinya selama 12 mingguβ dengan jumlah asupan sesuai berat badan.β βHasil tes menunjukkan adanyaβ peningkatan kemampuan otak.β
Professor Robert Krikorian, PhD dari University of Cincinnati College of Medicine menyarankan untuk mengonsumsi setengah hingga satu gelas jus tiga kali seminggu.
βKβadar anthocyanin pada blueberry akan hilang apabila disimpan di dalam kulkas terlalu lama. Karenanya, segera habiskan βjus yang baru dibuat.β
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN