Ini Salah Kaprah Soal Nutrisi Sayuran hingga Keju untuk Pola Makan Sehat (1)

Ini Salah Kaprah Soal Nutrisi Sayuran hingga Keju untuk Pola Makan Sehat (1)

Christina Ambarrita - detikFood
Kamis, 18 Feb 2016 06:48 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat menjalani pola makan sehat ada banyak aturan konsumsi makanan. Rupanya anggapan lama soal bahan makanan banyak yang keliru.

Seperti anggapan bahwa keju dan susu penyebab kegemukan terbukti lewat riset tidak benar. Seperti dikutip dari mirror.uk (14/02) ali nutrisi Juliette Kellow memberikan daftar sejumlah bahan makanan yang salah kaprah dalam makanan sehat.

1. Sayuran
Aturan lama menganjurkan untuk mengonsumsi sayuran mentah karena mengandung banyak nutrisi.Namun, sayuran seperti wortel yang telah dimasak ternyata mengandung beta karoten yang lebih banyak dibanding dengan wortel mentah. Beta karoten dipercaya dapat mengubah vitamin A menjadi sistem imun yang melindungi kulit dan pengelihatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karenanya, sebaiknya siapkan sayuran dan buah-buahan dalam porsi yang berbeda-beda setiap hari. Baik sayuran matang maupun yang masih mentah.



2. Saus Salad
Saus salad dianjurkan tidak mengandung banyak lemak supaya tetap rendah kalori. Peneliti menunjukkan jika menambahkan bahan kaya lemak seperti alpukat dan telur ke dalam salad akan membantu tubuh menyerap carotenoid. Senyawa ini berguna memerangi kanker. Biasanya senyawa karotenoid seperti beta karoten dan likopen berasal dari tomat dan wortel.  
 
Karenanya penambahan lemak tak jenuh ke dalam sajian salad amat disarankan. Pilihlah alpukat, telur, hingga minyak zaitun sebagai pilihan sumber lemak tak jenuh yang kaya nutrisi.

3. Telur
Banyak anjuran untuk tidak mengonsumsi lebih dari dua butir telur dalam seminggu untuk mengurangi kolesterol. Umumnya orang menganggap jika konsumsi telur akan berdampak ringan terhadap kolesterol dan kesehatan hati.

Faktanya, penelitian dari British Medical Journal menemukan tak adanya risiko kerusakan hati ataupun stroke akan muncul dari konsumsi telur setiap hari.
Pakar kesehatan dari British Heart Foundation mengatakan sudah saatnya menjadikan telur sebagai salah satu sumber makanan sehat tanpa harus membatasi konsumsinya. Justru telur kaya akan nutrisi yang baik seperti protein, fosfor, zinc, zat besi, yodium, hingga selenium yang baik untuk kesehatan.


 

4. Kentang
Aturan umum menyebut konsumsi kentang harus dibatasi karena dapat meningkatkan angka Glycemic Index .
Kentang  adalah salah satu makanan yang dapat  meningkatkan sekaligus menurunkan kadar gula darah dengan cepat sehingga membuat tubuh mudah lapar. Namun hal ini dapat diatasi dengan mengkombinasikan kentang dengan bahan lain seperti daging, ikan, kacang, hingga sayuran. Sehingga kandungan karbohidrat yang ada pada kentang dapat diserap oleh serat, lemak, dan protein.


5. Air
Aturan konsumsi 8 gelas air per hari dipercaya banyak orang. Jika berdasarkan pedoman, wanita disarankan mengonsumsi 1,6 liter air per hari. Namun sebenarnya kebutuhan air setiap orang berbeda-beda tergantung berat badan, usia, dan aktivitasnya.

Bahkan semua minuman seperti teh, kopi, susu, jus, smoothies, kecuali alkohol—turut membantu pemenuhan kebutuhan cairan tubuh sehari-hari. Sebaiknya tetap miliki kebiasaan rutin minum air putih dan konsumsi minuman yang kaya nutrisi dibanding dengan softdrinks.



6.Protein
Mulanya hanya bagian putih telur saja yang dianggap menjadi sumber protein yang baik. Perlu diketahui, selain bagian putihnya, kuning telur juga kaya akan protein. Dalam sebuah telur terdapat 7,5 gram protein. Karenanya bila perlu makanan yang kaya protein, jadikan telur sebagai salah satu sumber protein terbaik.



(odi/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads