Ini 7 Cara Sehat Konsumsi Karbohidrat agar Berat Badan Tak Naik

ADVERTISEMENT

Ini 7 Cara Sehat Konsumsi Karbohidrat agar Berat Badan Tak Naik

Christina Ambarrita - detikFood
Kamis, 28 Jan 2016 10:26 WIB
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Karbohidrat dianggap sebagai pemicu kenaikan berat badan. Karenanya banyak orang menghindari. Padahal dengan cara sehat karbohidrat yang dibutuhkan tubuh tetap bisa dikonsumsi.​

​Banyak cara sehat mengonsumsi karbohidrat. Karena bagaimanapun karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh. Coba saja ikuti rekomendasi ​para ahli gizi mengakali konsumsi karbohidrat ini, seperti dilansir Live Strong (25/1),
 
1. Siapkan pasta setengah matang



Selain menghemat waktu, merebus pasta dalam waktu singkat ternyata bermanfaat bagi kesehatan. Pasta al dente, yaitu istilah untuk pasta yang diolah hanya sampai setengah matang membantu menurunkan kadar glukosa dalam tubuh. Glukosa umumnya dihasilkan dari makanan karbohidrat. Pilihlah varian pasta gandum dan rebus selama 10 hingga 12 menit.
 
2. Pisang Hijau
Makanan dengan kadar zat tepung rendah​ dapat membantu mengontrol tingkat gula dalam darah. Zat tepung atau sari pati diketahui mengandung karbohidrat dalam jumlah banyak. Karenanya, makanan rendah zat tepung juga membantu meningkatkan perkembangan bakteri baik. Pisang mentah hijau adalah jenis makanan rendah zat tepung, buah ini mengandung senyawa yang resistan terhadap pembentukan zat tepung dibanding dengan pisang yang sudah matang. ​Olah​ dengan mengkukus atau memanggang pisang hijau yang divariasikan dengan pemanis alami.
 
3. Konsumsi kembali ​p​asta dan ​s​alad
Berdasarkan eksperimen yang dilakukan acara televise BBC, ternyata tak ada salahnya mengonsumsi pasta yang masih tersisa. Proses memasak, mendinginkan, lalu menghangatkan kembali pasta yang tersisa dapat mengurangi 20 persen kadar gula dalam dibanding dengan pasta yang baru saja matang.

Akan lebih baik lagi apabila sebelum mengonsumsi pasta, konsumsilah seporsi salad. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Obesitas menunjukkan jika mengonsumsi salad sebelum melahap pasta dapat mengurangi asupan kalori dalam tubuh hingga 123 kalori.
 
4. ​Konsumsi ​kentang dingin



Kentang juga salah satu makanan dengan kadar zat tepung yang tinggi. Karenanya apabila Anda tengah mengolah kentang, setelah matang cukup diamkan kentang hingga dingin. Kentang matang yang sudah dingin ternyata berkurang kadar zat tepungnya. Atau Anda juga bisa mengolah kentang menjadi scrub untuk kesehatan kulit.
 
5. Pilihlah pasta dengan bentuk biasa
Dibanding dengan macaroni, pasta dengan bentuk biasa saja lebih disarankan untuk dikonsumsi. Bentuk pasta mempengaruhi pencernaan ketika perut mencerna pasta berbentuk tak biasa misalnya macaroni. Pasta seperti spaghetti dengan bentuk biasa saja akan lebih lama dicerna sehingga tingkat glukosa yang diserap dalam tubuh pun lebih rendah.
 
6. Perbanyak konsumsi oats bertekstur lebar
Oats adalah salah satu makanan yang dibuat dari gandum sehingga kaya akan serat. Peneliti dari British Journal Nutrition menyarankan konsumsi oats. Namun oats yang dimaksud adalah oats dengan tekstur biji yang lebar. Dari beraneka ragam jenisnya, oats lebar seperti muesli dan granola membantu me​mperl​ambat peresapan glukosa dalam tubuh. Pilih juga oats dengan rasa yang gurih dan hindari varian oats manis.
 
7. Menanak nasi dengan minyak kelapa



Selain mengurangi kadar glukosa, perlu juga memperhatikan asupan protein. Cara praktis menikmati makanan berprotein dengan kadar glukosa rendah bisa dengan menanak nasi dengan minyak kelapa. Setelah matang, diamkan dahulu nasi sehingga tingkat kalorinya pun berkurang. Tambahkan satu sendok teh minyak kelapa ke dalam nasi yang tengah ditanak. Jangan lupa pilihlah varian beras cokelat atau merah dibanding dengan beras putih. Pigmen warna pada beras mengandung ​nutrisi​ yang menyehatkan.

(msa/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT