Tujuan mengonsumsi salad tentu untuk mendapat manfaat kesehatannya. Namun ternyata, salad buatan sendiri atau membeli tak selalu menyehatkan. Lalu, apa saja kesalahan yang sering terjadi pada salad tersebut?
1. Kadar kalori rendah
Foto: Thinkstock
Salad sering jadi pilihan karena salad menawarkan kalori yang lebih rendah dari menu lain. Namun, memilih atau membuat salad yang terlalu rendah kalorinya juga tak baik.
Salad yang kalorinya hanya 250 saja sangat sedikit untuk asupan nutrisi setiap hari. Jika mengonsumsi salad terlalu kecil maka Anda tak akan kenyang dan cepat lapar kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Ragam sayur
Foto: Thinkstock
Jenis sayuran yang biasa digunakan untuk salad hanya selada saja. Walau satu porsi salad sudah mengandung serat, folat, dan potassium, akan lebih baik jika menambahkan lebih banyak jenis sayur. Pilihlah bayam, brokoli, kol hijau, dan kol merah. Kadar vitamin dan mineral di dalamnya lebih beragam dan lebih banyak mencukupi kebutuhan nutrisi sehari-hari.
3. Protein
Foto: Thinkstock
Salah satu alasan menyantap salad adalah menghindari asupan daging. Padahal, daging mengandung protein yang dibutuhkan tubuh dan memberi merasa kenyang. Racik atau pilihlah salad yang mengandung suwiran atau potongan daging ayam, tuna, kacang, atau padukan dengan tahu dan tempe.
4. Lemak
Foto: Thinkstock
Memakai kacang, biji-bijian, alpukat, dan minyak zaitun dalam racikan salad terlihat sehat dan bagus untuk tubuh. Keempatnya mengandung lemak yang menyehatkan. Karena terlihat sehat, maka seringkali kita mencampur semua makanan tersebut, apalagi dalam jumlah banyak. Hal inilah mengakibatkan asupan kalori yang tinggi.
Pilihlah satu atau dua sumber bahan makanan saja untuk dinikmati dalam jumlah yang wajar. Seimbangkan juga rasanya dengan menambahkan air jeruk lemon atau cuka apel.
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN