Atasi Food Coma Seusai Pesta dengan Trik Ini

Sajian Lezat untuk Natal

Atasi Food Coma Seusai Pesta dengan Trik Ini

Maya Safira - detikFood
Jumat, 25 Des 2015 15:22 WIB
Ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Kebanyakan makan saat pesta bisa menyebabkan food coma. Seseorang pun bisa merasa sangat mengantuk atau lelah sesudah makan. Perlu trik khusus supaya tak mengalami food coma.

Natal identik dengan limpahan makanan enak. Tentunya ada banyak cake manis dan hidangan berlemak. Ini bisa jadi penyebab mengantuk atau lemas, efek dari food coma.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bebas makan dan minum tanpa rasa bersalah ketika Natal kerap kali membuat food coma mulai muncul di sore hari. Duduk terdiam di sofa diikuti rasa menyesal pun muncul setelahnya.

Menurut Dr Jane Bowen, peneliti diet untuk CSIRO Food and Nutrition Australia, tidur tidak bisa terlalu membantu mengatasi food coma.

"Berlawanan dengan kepercayaan populer, tidur itu tidak benar-benar membantu Anda mengatasinya," ujar Bowen, seperti dilansir dari The Huffington Post Australia (25/12).

Sebaliknya, ia menyarankan bagian perut terus bergerak dengan melakukan jalan cepat atau aktivitas fisik lainnya. Namun lebih baik lagi jika menghindari food coma sejak awal, saran Bowen.

Bukan berarti Anda harus menghindari semua makanan enak saat Natal. Tapi buat pilihan cerdas sebelum mengambil makanan. Perhatikan juga makanan yang terlalu tinggi kalori.



Bowen mengatakan sebaiknya makanan diambil saat sudah merasa lapar. Sehingga perlu menghindari camilan untuk mengisi perut sesaat.

"Cobalah menghindari keju, saus cocolan dan pastry seperti pie yang cukup padat energi sekaligus tidak begitu mengenyangkan. Bila ingin ngemil, sebaiknya pilih ceri atau sedikit kacang-kacangan," ujar Bowen.

Mengenai sarapan saat Natal, menurutnya tak masalah untuk melewatkannya. Tapi jika lapar, tetap makan sesuatu yang ringan seperti sepiring buah.

Begitu juga untuk dessert. Bowen merekomendasikan dessert dengan buah sebagai komponen utama. Seperti sepotong cake yang memakai banyak buah-buahan segar. Sedangkan custard atau cream pada dessert lebih baik sedikit dikonsumsi.



Sementara itu, Bowen juga menambahkan bahwa banyak orang kini yang tidak begitu sadar dengan sinyal lapar.

"Hal paling baik untuk dilatih adalah menunggu munculnya rasa lapar, jadi carilah tanda-tanda seperti bunyi gemuruh di perut. Gemuruh itu adalah tanda badan Anda telah memproses dan mendorong seluruh makanan di perut ke bagian bawah usus. Ini berarti Anda siap untuk makan lagi," jelas Bowen.

Tips lain untuk menghindari food coma juga diberikan Sharon Natoli, Food & Nutrition Australia.

1. Sarapan dengan makanan tinggi protein seperti telur. Ini akan membuat Anda merasa kenyang. Sehingga bisa mengatur keinginan makan dan mengurangi asupan makanan keseluruhan saat santap siang dan malam.

2. Pergi berjalan atau melakukan aktivitas fisik ringan untuk membantu mobilisasi otot sekaligus membantu proses pencernaan.

3. Ada beberapan penelitian yang menunjukkan bahwa minum teh peppermint bisa membantu pencernaan. Sebab peppermint mengandung metanol yang membantu mengendurkan otot sekitar sistem pencernaan. Ini membuat makanan lebih mudah bergerak melalui sistem di tubuh.

(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads